ANALISIS KARAKTER TOKOH GUNUNGSARI LAKON TYASING UTOMO DALAM WAYANG TOPENG JATIDUWUR DI JOMBANG JAWA TIMUR
CHARACTER ANALYSIS OF GUNUNGSARI IN THE TYASING UTOMO STORY IN JATIDUWUR MASK PUPPET AT JOMBANG EAST JAVA
Wayang Topeng Jatiduwur merupakan kesenian asli Jombang yang tepatnya berada di Desa Jatiduwur, Kec. Kesamben, Kab. Jombang Jawa Timur. Topeng Jatiduwur telah ada dari awal abad 19 dan hingga saat ini kesenian Wayang Topeng Jatiduwur masih dilestarikan dan sering dipentaskan dengan membawakan lakon Panji. Namun, tidak dipungkiri bahwa para seniman Wayang Topeng Jatiduwur tidak mengetahui karakter dari tokoh-tokoh yang diperankan. Maka dari itu, penelitian ini difokuskan untuk menganalisis secara mendalam tentang karakter salah satu tokoh lakon Panji, yaitu Gunungsari dalam lakon Tyasing Utomo pada Wayang Topeng Jatiduwur. Permasalahan-permasalahan tersebut akan dirumuskan sebagai berikut: 1) bagaimana karakter Gunungsari jika dianalisis melalui naskah lakon Tyasing Utomo, 2) bagaimana karakter Gunungsari jika dianalisis melalui gerak, topeng, dan busana. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan mengetahui secara mendalam karakter tokoh Gunungsari melalui analisis naratif dan visual seperti naskah, gerak, topeng dan busana. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi, serta kajian dokumen literatur, foto, video, dan rekaman audio.
Hasil menunjukkan pada naskah lakon Tyasing Utomo, Gunungsari memiliki watak berani, tegas, perhatian, sebagai pelindung, dan bertanggungjawab, menjunjung tinggi harga diri, setia, terus terang, pantang menyerah dan teguh pendirian. Pada gerak tari yang ditarikan oleh Gunungsari tidak hanya memunculkan karakter alus, tetapi juga memunculkan karakter gesit, lincah, tegas, dan luwes terutama saat adegan peperangan. Pada topeng menunjukkan Gunungsari merupakan seseorang yang sabar, bijaksana, tegas tetapi tetap tenang dan mampu untuk mengendalikan diri dari pengaruh buruk orang lain. Dalam busana mengartikan Gunungsari adalah seseorang yang berwibawa, menjaga kesopanan, kehormatan, dan sebagai identitas. Dengan begitu, karakter yang dimunculkan Gunungsari dalam Lakon Tyasing Utomo tidak hanya berorientasi pada sifat dan sikap baiknya saja, tetapi juga menciptakan karakter lain yang dikembangkan sesuai kebutuhan lakon yang dipentaskan.
Jatiduwur Mask Puppet is an original art of Jombang which is precisely located in Jatiduwur village, Kesamben sub-district, Jombang district, East Java. Jatiduwur Mask Puppet has existed since the early 19th century and until now Jatiduwur Mask Puppets are still preserved and often performed by presenting Panji Stories. However, it is undeniable that the artists of Wayang Topeng Jatiduwur do not know the characters of the characters they play. Therefore, this research is focused on analyzing in depth the character of one of the Panji story characters, namely Gunungsari in the Tyasing Utomo story in Wayang Topeng Jatiduwur. These problems will be formulated as follows: 1) how is the character of Gunungsari if analyzed through the Tyasing Utomo story script, 2) how is the character of Gunungsari if analyzed through movement, mask, and clothing. The purpose of this research is to examine and know in depth the character of Gunungsari through narrative and visual analysis such as script, movement, mask and clothing. The research uses qualitative research methods with data collection techniques in the form of interviews and observations, as well as reviewing literature documents, photos, videos, and audio recordings.
The results show that in the Tyasing Utomo's script, Gunungsari has a brave, firm, caring, protective, and responsible character, upholds self-respect, is loyal, straightforward, unyielding and firm. The dance movements danced by Gunungsari not only bring out the fine character, but also bring out the character of agile, nimble, firm, and flexible, especially during the battle scene. The mask shows that Gunungsari is someone who is patient, wise, firm but still calm and able to control himself from the bad influence of others. The clothing defines Gunungsari as someone who is authoritative, maintains modesty, honor, and as an identity. Thus, the character of Gunungsari in Tyasing Utomo story is not only oriented towards his good nature and attitude, but also creates other characters that are developed according to the needs of the staged performs.