Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Numerasi Ditinjau dari Self-Efficacy
Students' Mathematical Communication Ability in Solving Numeracy Problems Judging From Self-Efficacy
Salah satu tujuan dari capaian pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka adalah mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, serta menyajikan suatu situasi ke dalam simbol atau model matematis (komunikasi dan representasi matematis). Siswa harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan jelas. Komunikasi tidak hanya dilakukan dengan cara tanya jawab atau dengan diskusi antara siswa dengan siswa lainnya, komunikasi juga dapat dilakukan dengan menjawab soal matematika. Seseorang akan mencapai hasil pembelajaran yang optimal dengan kepercayaan yang baik terhadap kemampuannya. Kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri berkaitan dengan self efficacy. Komunikasi, keyakinan diri, dan matematika dianggap saling berpengaruh. Sehingga peneliti ingin tahu tentang bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi ditinjau dari self-efficacy, khususnya self-efficacy tinggi dan self-efficacy rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk (1) untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi materi data dan ketidakpastian yang ditinjau dari self efficacy tinggi (2) untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi materi data dan ketidakpastian yang ditinjau dari self efficacy rendah. Subjek dalam penelitian ini sebanyak dua orang siswa perempuan dengan satu orang siswa mewakili kategori self-efficacy tinggi dan satu orang siswa mewakili kategori self-efficacy rendah. Pengumpulan data dilakukan secara tertulis menggunakan (1) angket self-efficacy (2) tes kemampuan komunikasi matematis tulis, dan (3) tes kemampuan komunikasi matematis lisan. Hasil analisis data dari penelitian ini yaitu (1) Kemampuan komunikasi matematis tulis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi dengan self-efficacy tinggi dinyatakan akurat, lancar tetapi kurang lengkap. Sedangkan untuk kemampuan komunikasi lisan siswa dalam menyelesaikan soal numerasi dengan self-efficacy tinggi dinyatakan akurat, lengkap dan lancar. (2) Kemampuan komunikasi matematis tulis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi dengan self-efficacy rendah dinyatakan tidak akurat, tidak lengkap dan tidak lancar, karena masih terdapat coretan dan tidak telitinya siswa dalam menyelesaikan soal. Untuk kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam menyelesaikan soal numerasi dengan self-efficacy rendah juga dinyatakan tidak akurat, tidak lengkap, dan tidak lancar. Siswa sama sekali tidak dapat menyelesaikan baik itu soal tulis maupun lisan.
One goal of mathematical learning in an independent curriculum is to communicate ideas with symbols, tables, diagrams, or other media to clarify a situation or problem, and present a situation into a mathematical symbol or model (communication and mathematical representation). Students must have good and clear communication skills. Communication is not only done by question and answer or by discussion between students and other students, communication can also be done by answering math problems. One will achieve optimal learning outcomes with good confidence in one's ability. Confidence in one's own abilities is related to self-efficacy. Communication, self-confidence, and mathematics are considered mutually influential. So researchers want to know about how students' mathematical communication skills in solving numeration problems are reviewed by self-efficacy, especially high self-efficacy and low self-efficacy. This study is a descriptive study with a qualitative approach aimed at (1) describing students' mathematical communication ability in solving data material numeration problems and the uncertainties reviewed by high self-efficacy (2) to describe students' mathematical communication ability in resolving problems. the matter numeration data and the uncertainty reviewed by self-efficacy are low self-efficacy. Two female students with one student represented the high self-efficacy category and one student represented the low self-efficacy category. Data collection is carried out in writing using (1) a self-efficacy score (2) a write mathematical communication ability test, and (3) a verbal mathematical communication capability test. The data analysis results of this study are (1) The mathematical communication ability of students to solve numeration problems with high self-efficacy was stated to be accurate, smooth but incomplete. Meanwhile, students' verbal communication skills in solving numeration problems with high self-efficacy were stated to be accurate, complete, and smooth (2) The mathematical communication ability of students to solve enumeration problems with low self-efficacy is stated to be inaccurate, incomplete, and not smooth, as there are still scribbles and inaccuracies in solving problems. For verbal mathematical communication skills, students solve enumeration problems with low self-efficacy are also stated to be inaccurate, incomplete, and not smooth. Students can't solve both writing and verbal problems at all.