Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing, keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan respon peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Subjek penelitian merupakan siswa kelas IX-D di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo yang terdiri dari 35 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan pre-experimental design. Rancangan penelitian menggunakan one group pretest and posttest design dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian di dapatkan simpulan bahwa setelah penerapan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir kritis siswa kelas IX-D mengalami peningkatan yang signifikan dimana 54% siswa mengalami peningkatan dengan kriteria sedang, 46% siswa mengalami peningkatan dengan kriteria tinggi. Proses pembelajaran yang telah dilaksanakan secara keseluruhan termasuk kedalam kriteria yang sangat baik, dimana pada pertemuan satu persentase keseluruhannya sebesar 91% dan pada pertemuan dua sebesar 96,15%. Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing mendapatkan respon yang sangat positif dari siswa, dimana pada aspek kepuasan sebesar 85,71%; aspek perhatian sebesar 87,14%; dan aspek kesesuaian sebesar 85,71%.
Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Inkuiri Terbimbing, Model Pembelajaran.
This research aims to describe the improvement of students' critical thinking skills after the implementation of the guided inquiry learning model, the implementation of learning by applying the guided inquiry learning model, and the students' responses after participating in the learning process using the guided inquiry learning model. The research subjects are students of class IX-D at SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, consisting of 35 students. The method used in this research is quantitative with a pre-experimental design type. The research design uses a one group pretest and posttest design with data collection techniques in the form of tests, observations, and questionnaires. The research findings concluded that after the implementation of guided inquiry learning model, the critical thinking skills of the ninth-grade students in class IX-D experienced significant improvement, where 54% of students showed medium improvement and 46% of students showed high improvement. The overall learning process has fallen into the very good criteria, with a percentage of 91% in the first meeting and 96.15% in the second meeting. The implementation of the guided inquiry learning model received very positive responses from the students, with a satisfaction aspect of 85.71%; attention aspect of 87.14%; and suitability aspect of 85.71%.
Keywords: Critical Thinking Skills, Guided Inquiry, Learning model.