PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING
DALAM PEMBELAJARAN IPAS
TERHADAP LITERASI KESEHATAN SISWA SD
Lutfi, Moch. Zakaria. 2025. Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPAS terhadap Literasi Kesehatan Siswa Sekolah Dasar. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Suryanti, M.Pd., (2) Dr. Nurul Istiq'faroh, M.Pd.
Kata kunci: Problem Based Learning, literasi kesehatan, pembelajaran IPAS, sekolah dasar
Literasi kesehatan merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak dini untuk membekali siswa dalam mengambil keputusan kesehatan yang tepat. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar perlu didesain secara kontekstual agar lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS terhadap literasi kesehatan siswa kelas V SD, dengan materi gizi seimbang sebagai fokus kajian. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design yang dilaksanakan di SDN 1 Betet dan SDN 2 Betet, Kabupaten Nganjuk. Partisipan penelitian terdiri dari 27 siswa kelas V. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi kesehatan dan angket respon siswa, kemudian dianalisis dengan uji statistik parametrik dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi kesehatan siswa. Kelas eksperimen yang menggunakan PBL mencapai rata-rata N-Gain 0,59 (kategori sedang mendekati tinggi), secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan N-Gain 0,39. Respon siswa terhadap pembelajaran PBL menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama dalam aspek keterlibatan aktif dan kemampuan menghubungkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Penerapan model PBL dalam pembelajaran IPAS terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan PBL sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat menciptakan pengalaman belajar bermakna dan mengembangkan kompetensi literasi kesehatan secara kontekstual di sekolah dasar.
Health literacy is a crucial competency that needs to be developed from an early age to equip students in making appropriate health decisions. Science and Social Studies (IPAS) learning in elementary schools needs to be designed contextually to be more relevant to students' daily lives. Therefore, this study examines the influence of the Problem Based Learning (PBL) model in IPAS learning on the health literacy of fifth-grade elementary school students, with balanced nutrition as the focus. The research used a quasi-experimental method with a Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design conducted at SDN 1 Betet and SDN 2 Betet, Nganjuk Regency. The research participants consisted of 27 fifth-grade students. Data were collected using health literacy tests and student response questionnaires, then analyzed with parametric statistical tests and N-Gain calculation. The results showed that the PBL model significantly influenced the improvement of students' health literacy. The experimental class using PBL achieved an average N-Gain of 0.59 (medium-approaching high category), significantly higher than the control class using conventional learning with an N-Gain of 0.39. Student responses to PBL learning showed high enthusiasm, particularly in aspects of active involvement and the ability to connect material with real-life contexts. The implementation of the PBL model in IPAS learning proved effective in improving students' health literacy. This study recommends the use of PBL as an alternative learning strategy that can create meaningful learning experiences and develop contextual health literacy competencies in elementary schools.