Hubungan Komposisi Tubuh dan Asupan Zat Gizi Makro dengan Kebugaran Jasmani Atlet Renang Remaja di Kabupaten Bojonegoro
The Correlation between Body Composition and Macronutrients Intake with Physical Fitness Among Adolescent Swimmers in Bojonegoro Regency
Kebugaran jasmani berperan penting dalam performa atlet renang remaja, namun masih banyak atlet yang mengalami masalah seperti ketidaktahuan dalam menjaga komposisi tubuh dan asupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara asupan zat gizi makro dan komposisi tubuh dengan kebugaran jasmani pada atlet renang remaja di Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 41 responden yang dipilih melalui total sampling. Asupan zat gizi makro dikumpulkan dengan menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), komposisi tubuh dengan menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), dan kebugaran jasmani dengan menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) atau bleep test 20 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median asupan karbohidrat responden adalah 359,76g/hari dan 357,00g/hari, protein 104,13g/hari dan 107,67g/hari, lemak 108,45g/hari dan 112,16g/hari dan median komposisi tubuh responden yaitu lemak total 16,15% dan 24,80%, lemak visceral 1,5% dan 2,0%, otot rangka 36,75% dan 28,00% dan kebugaran jasmani rata-rata 34,74 lebih-kurang 4,61 mL/kg/menit pada laki-laki dan 32,39 lebih-kurang 3,58 mL/kg/menit pada perempuan. Analisis statistik pada laki-laki menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan karbohidrat (p = 0,026 dan r = 0,394), lemak total (p=0,038 dan r = -0,368), otot rangka (p = 0,025 dan r = 0,396) dengan kebugaran jasmani, serta pada perempuan menunjukkan hubungan signifikan antara asupan karbohidrat (p = 0,041 dan r = 0,686) dan asupan lemak (p=0,019 dan r = 0,753) dengan kebugaran jasmani. Penelitian ini menemukan hubungan antara asupan zat gizi makro dan komposisi tubuh dengan kebugaran jasmani. Asupan zat gizi makro dan komposisi tubuh yang tinggi memengaruhi kebugaran jasmani pada atlet renang remaja.
Kata Kunci: Atlet Renang Remaja, Kebugaran Jasmani, Komposisi Tubuh, Zat Gizi Makro
Physical fitness plays a crucial role in the performance of adolescent swimmers, but many swimmers still experience problems such as ignorance of maintaining body composition and macronutrients intake. This study was designed to examine the correlation between macronutrients and body composition with physical fitness among adolescent swimmers in Bojonegoro. This study used a quantitative method with cross-sectional design involving 41 respondents selected through total sampling. Macronutrients intake ware collected using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), body composition using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), and physical fitness using a Multistage Fitness Test (MFT) or Bleep Test 20 meters. The results showed that the median carbohydrate intake of respondents was 359.76g/day and 357.00g/day, protein 104.13 g/day and 107.67g/day, fat 108.45g/day and 112.16g/day and body composition of the respondents consisting of total fat 16.15% and 24.80%, visceral fat 1.5% and 2.0%, skeletal muscle 36.75% and 28.00% and mean of physical fitness was 34.74 plus-minus 4.61 mL/kg/min in males and 32.39 plus-minus 3.58 mL/kg/min in females. Statistical analysis in males showed a significant correlation between carbohydrate intake (p= 0.026 and r= 0.394), total fat (p = 0.038 and r= -0.368), and skeletal muscle (p= 0.025 and r= 0.396) with physical fitness. in females showed a significant correlation between carbohydrate intake (p= 0.041 and r= 0.686) and fat intake (p= 0.019 and r= 0.753) with physical fitness. In this study we found correlation between macronutrients intake and body composition with physical fitness. High macronutrients intake and body composition influence physical fitness in adolescent swimmers.
Keywords: Adolescent Swimmer, Body composition, Macronutrients, Physical fitness.