Upaya Sekolah dalam Membangun Literasi Digital Siswa di SMK Negeri 1 Tuban
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam membangun literasi digital siswa di SMK Negeri 1 Tuban. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian adalah kepala sekolah, Waka, koordinator perpustakaan digital, humas, guru, siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya sekolah dalam membangun literasi digital siswa di SMK Negeri 1 Tuban dilakukan dengan sosialisasi dan workshop terkait literasi digital, membuat perpustakaan digital, Ulangan menggunakan CBT, pembelajaran memanfaatkan IT/ teknologi. Dalam Upaya sekolah membangun literasi digital siswa ditinjau dari empat pilar literasi digital sekolah sudah menerapkan ke empat pilar literasi digital yang meliputi cakap, aman, etika dan budaya digital. Penerapan empat pilar ini dilakukan dengan sengaja dan tidak sengaja. Faktor pendukung dari upaya sekolah membangun literasi digital siswa meliputi adanya dukungan dari kepala sekolah, sarana dan prasarana memadai, alur birokrasi yang jelas, siswa yang cakap dalam menggunakan teknologi. Faktor penghambat sekolah membangun literasi digital siswa meliputi adanya gangguan hacker, kepedulian siswa terhadap GLS kurang, tidak semua buku best seller tersedia di perpustakaan digital. LMS sekolah mati suri, guru lebih memilih menggunakan pembelajaran berbasis teknologi yang mudah dan opsional.
This research aims to describe the school's efforts to build students' digital literacy at SMK Negeri 1 Tuban. This type of research is qualitative. With a case study design The research informants were the school principal, Waka, digital library coordinator, public relations, teachers, students. Data collection techniques use observation, interviews, documentation. Data analysis technique using the Miles and Huberman model. The research results show that the school's efforts to build students' digital literacy at SMK Negeri 1 Tuban were carried out through outreach and workshops related to digital literacy, creating a digital library, tests using CBT, learning to use IT/technology. In the school's efforts to build students' digital literacy in terms of the four pillars of digital literacy, the school has implemented the four pillars of digital literacy which include proficiency, safety, ethics and digital culture. The implementation of these four pillars was carried out intentionally and unintentionally. Supporting factors for the school's efforts to build students' digital literacy include support from the school principal, adequate facilities and infrastructure, clear bureaucratic flow, and students who are competent in using technology. Factors inhibiting schools from developing students' digital literacy include hacker interference, students' lack of awareness of GLS, not all best-selling books are available in digital libraries, the school's LMS is suspended, teachers prefer to use technology-based learning which is easy and optional.