Pengaruh Kebiasaan Menonton Anime Dalam Penguasaan Kosakata (GOI) Pada Siswa Kelas XI Bahasa SMA MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO
The Influence of the Habit of Watching Anime on Vocabulary Mastery (GOI) in Class XI Language Students at SMA MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO
Latar belakangnya adalah tidak semua siswa kelas bahasa di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menyukai bahasa Jepang
kartun (Anime) sehingga siswa tidak menyukai bahasa Jepang dalam pembelajaran. Bahasa Jepang merupakan mata pelajaran wajib untuk kelas XI di
SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Sesuai hasil wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Jepang
dan pengalaman praktek pendidikan lapangan (PLK), ditemukan fakta: dalam proses pembelajaran bahasa Jepang, siswa
hanya menggunakan buku pelajaran Sakura. Kurangnya interaksi siswa dengan bahasa Jepang di luar jam pelajaran, menjadikan siswa
minatnya menurun dan mengakibatkan salah satunya adalah rendahnya penguasaan kosakata bahasa Jepang (goi). Bertujuan untuk menentukan
korelasi antara kebiasaan menonton anime dan penguasaan kosakata bahasa Jepang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif.
Populasi siswa berjumlah 48 siswa, terdiri dari kelas XI-9 yang berjumlah 24 siswa dan kelas XI-11
dengan jumlah siswa 24 orang. Hasil penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas, dan bersifat
dinyatakan valid dan reliabel sedangkan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan asymp sig
(2-tailed) bernilai 0,020 untuk hasil pengujian. Dengan ini data terdistribusi secara normal. Sumber data yang digunakan
berasal dari siswa kelas XI Bahasa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang akan diberikan
kuesioner dan tes. Berdasarkan hasil analisis pengujian menunjukkan bahwa menonton anime berpengaruh
kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang (GOI), hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya
skor akhir dari tes yang diberikan. Berdasarkan hasil kuisioner, menonton anime mempunyai kriteria kuat
mengingat dan menguasai kosakata bahasa Jepang (GOI).
Kata Kunci: Anime, Pembelajaran, Kosakata, Bahasa Jepang
The background is that not all language class students at Muhammadiyah 2 Sidoarjo High School like Japanese
cartoons (Anime) so that students don't like Japanese in learning. Japanese is a compulsory subject for class XI at
SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. According to the results of interviews with Japanese language subject teachers
and educational field practice experiences (PLK), facts were found: in the process of learning Japanese, students
only used Sakura textbooks. Lack of student interaction with Japanese outside of class hours, makes students'
interest decrease and results in one of them being low mastery of Japanese vocabulary (goi). Aims to determine
the correlation between anime viewing habits and Japanese vocabulary mastery. The method used is quantitative.
The student population numbered 48 students, consisting of class XI-9 with a total of 24 students and class XI-11
with a total of 24 students. The results of this study are validity tests, reliability tests, and normality tests, and are
declared valid and reliable while the normality test uses the Kolmogorov-Smirnov, indicating that the asymp sig
(2-tailed) value is 0.020 for the test results. With this the data is normally distributed. The source of the data used
came from students of class XI Language at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo who would be given
questionnaires and tests. Based on the results of the test analysis, it shows that watching anime has an effect on
the ability to remember Japanese vocabulary (GOI), this shows that there is a significant difference between the
final scores of the tests given. Based on the results of the questionnaire, watching anime has strong criteria for
remembering and mastering Japanese vocabulary (GOI).
Keywords: Anime, Learning, Vocabulary, Japanese