Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Anemia, Kebiasaan Makan dengan Kejadian Anemia Pada Mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya
Anemia besi merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada mahasiswi, dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pengetahuan, sikap dan kebiasaan makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang anemia, kebiasaan makan dengan kejadian anemia pada mahasisiwi Fakultas Teknik Unesa. Penelitian ini menggunakan cross-sectional design. Sampel dari penelitian ini yaitu 105 mahasiswi yang berasal dari 10 program studi. Data yang diukur yaitu pengetahuan anemia, sikap anemia, kebiasaan makan sumber zat besi, vitamin C, kalsium, dan kadar hemoglobin (Hb). Analisis bivariate menggunakan Uji Spearman’s Rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa responden mayoritas memiliki pengetahuan sedang (55,2%), sikap tentang anemia didominasi pada tingkat positif (49,5%), kebiasaan makan asupan zat besi didominasi pada tingkat defisit berat (70,5%), asupan vitamin C mayoritas berlebih (40,9%) dan asupan kalsium hampir semua berada pada tingkat defisit berat (99%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara beberapa variabel dengan kejadian anemia diantaranya pengetahuan tentang anemia (p=0,000<0,05), sikap tentang anemia (p=0,007<0,05), dan asupan vitamin C (p=0,007<0,05). Sedangkan kebiasaan asupan zat besi dan kalsium menunjukkan tidak terdapat hubungan dengan kejadian anemia pada responden yaitu (p=0,083>0,05) dan (p=0,107>0,05). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap tentang anemia serta kebiasaan makan sumber vitamin C memiliki hubungan dengan kejadian anemia pada mahasiswi Fakultas Teknik Unesa sedangkan kebiasaan makan sumber zat besi dan kalsium tidak.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kebiasaan Makan, Anemia
Iron deficiency anemia is a common condition that occurs in female students, influenced by many factors such as knowledge, attitudes and eating habits. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes about anemia, eating habits with the incidence of anemia in female students at the Faculty of Engineering, Unesa. This study used a cross-sectional design. Sample from this study were 105 female students from 10 study programs. The data measured were knowledge and attitudes of anemia, eating habits containing intake of iron, vitamin C, calcium, and hemoglobin (Hb) levels. Bivariate analysis using the Spearman's Rank Test. The data showed that the majority of respondents had moderate knowledge (55.2%), positive level for attitude (49.5%), iron intake was severe deficit level (70.5%), excessive of vitamin C intake (40.9%) and calcium intake at a severe deficit level (99%). The results of the bivariate test showed a relationship between several variables with the incidence of anemia , such us knowledge about anemia (p = 0.000 <0.05), attitude of anemia (p = 0.007 <0.05), and eating habits of vitamin C (p = 0.007 <0.05). While the habit of iron and calcium intake showed no relationship with the incidence of anemia (p = 0.083> 0.05) and (p = 0.107> 0.05). It concluded that knowledge and attitude about anemia also intake of vitamin C have relation with the incidence of anemia in female students at faculty of engineerig, Unesa while the intake of iron and calcium does not.
Keywords: Knowledge, Attitude, Eating Habbits, Anemia