THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND FITNESS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN LIDAH WETAN VILLAGE, SURABAYA
Pada masa sekolah dasar, anak-anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga kebutuhan akan gizi yang seimbang menjadi sangat penting. Status gizi yang baik dapat memberikan energi yang cukup, mendukung pertumbuhan tulang dan otot, serta meningkatkan sistem imun. Sebaliknya, status gizi yang buruk dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, menyebabkan kelelahan, serta menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani siswa di kelas V dan VI Sekolah Dasar di Kelurahan Lidah Wetan Surabaya. Penelitian ini melibatkan 65 siswa dari kelas V dan VI di sekolah dasar, karena itu seluruh populasi digunakan. Untuk mengukur status gizi, IMT digunakan untuk mengukur tinggi badan dan berat badan siswa. Untuk mengukur kebugaran jasmani menggunakan Pacer Tes. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani siswa di kelas V dan VI Sekolah Dasar di Kelurahan Lidah Wetan Surabaya dengan nilai hasil koefisien korelasi r (xy) sebesar -.013 sedangkan dalam taraf signifikansi 5% sebesar 0,916.
During elementary school, children experience rapid growth and development, so the need for balanced nutrition becomes very important. Good nutritional status can provide sufficient energy, support bone and muscle growth, and improve the immune system. Conversely, poor nutritional status can inhibit children's physical and mental development, cause fatigue, and reduce the body's resistance to disease. The purpose of this study was to identify the relationship between nutritional status and physical fitness levels of students in grades V and VI of Elementary Schools in Lidah Wetan Village, Surabaya. This study involved 65 students from grades V and VI in elementary schools, therefore the entire population was used. To measure nutritional status, BMI was used to measure students' height and weight. To measure physical fitness using the Pacer Test. The results of this study indicate a significant relationship between nutritional status and physical fitness levels of students in grades V and VI of Elementary Schools in Lidah Wetan Village, Surabaya with a correlation coefficient value of r (xy) of -.013 while at a significance level of 5% it was 0.916.