PENGGUNAAN MAJAS PERBANDINGAN DAN DIKSI DALAM LAGU ENKA (演歌) POPULER KARYA HIBARI MISORA
COMPARATIVE FIGURATIVE LANGUAGE AND CONNOTATIVE DICTION IN POPULAR ENKA (演歌) SONGS BY HIBARI MISORA
Penggunaan majas dalam karya sastra secara umum mempengaruhi gaya dan keindahan teks yang bersangkutan. Dan dalam penggunaannya pun juga harus tepat, agar dapat mendukung terciptanya suasana dan nada tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis majas perbandingan dan diksi konotatif yang terdapat pada lagu enka populer karya Hibari Misora.
Subjek pada penelitian ini yaitu lima lagu enka populer karya Hibari Misora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak catat. Lalu data akan dianalisis dengan menggunakan metode padan dan metode agih dengan teknik ganti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas perbandingan dalam lirik lagu Hibari Misora terdapat 40 majas, dengan 5 majas simile, 11 majas metafora, 12 majas personifikasi, dan 12 majas alegori. Sedangkan diksi konotasi yang tercantum dalam kelima lagunya, 13 diksi. jumlah keseluruhan data pada dua rumusan masalah penelitian ini ada 53 data. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa majas perbandingan dan diksi konotatif dalam lagu enka karya Hibari Misora tidak hanya berfungsi sebagai gaya bahasa, melainkan juga sebagai sarana artistik untuk menyampaikan makna yang kompleks, memperkaya pengalaman estetis pendengar, dan memperkuat identitas musikal enka itu sendiri.
Kata kunci: majas perbandingan, diksi konotasi, lagu enka, Hibari Misora, stilistika
Figurative language plays a significant role in shaping both the style and the aesthetic value of literary texts. Its use needs to be precise to help create a specific mood and tone.
This study focuses on describing the types of comparative figurative expressions and connotative diction found in a selection of Hibari Misora’s popular enka songs. Five of her well-known songs were chosen as the research subjects. The research employed a descriptive qualitative method with the "simak catat" (observe and note) technique for data collection. The data were then analyzed using both the distributional method and the identity method, including the substitution technique.
The findings reveal a total of 40 instances of comparative figurative language: 5 similes, 11 metaphors, 12 personifications, and 12 allegories. In addition, there were 13 examples of connotative diction across the five songs. Altogether, 53 relevant data points were identified. These results suggest that figurative comparisons and connotative diction in Hibari Misora’s enka songs serve not only as stylistic devices but also as artistic tools that communicate deeper meanings, enhance the emotional and aesthetic experience for listeners, and contribute to the unique musical identity of enka.
Keywords: figurative comparison, connotation, enka song, Hibari Misora, stylistics