Pengalaman Traumatis pada Karakter Utama Blue Eye Samurai (2023)
Traumatic Experiences in the Main Character of Blue Eye Samurai (2023)
Studi ini membahas representasi pengalaman trauma pada Mizu, tokoh utama dalam serial animasi Blue Eye Samurai (2023), dengan menggunakan teori trauma Cathy Caruth. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis konsep trauma yang dialami Mizu serta pengaruh trauma tersebut terhadap perilaku dan kehidupan Mizu dari waktu ke waktu. Berdasarkan teori Caruth, trauma merupakan pengalaman tertunda dan kembali hadir melalui kilas balik, mimpi buruk, tindakan kompulsif, atau repetisi lainnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa trauma yang dialami Mizu terfragmentasi yang kemudian muncul kembali melalui kilas balik dan mimpi buruk. Trauma tersebut juga bermanifestasi terhadap perubahan perilaku dan kehidupan Mizu, sehingga Mizu mengalami mati rasa emosional dan membuatnya kesulitan untuk merasakan, mengekspresikan, atau menerima beberapa bentuk emosi.
Kata Kunci: trauma, keterlambatan trauma, proses mati rasa
This study examines the representation of trauma experience in Mizu, the main character in the animated series Blue Eye Samurai (2023), using Cathy Caruth's trauma theory. The purpose of this study is to analyse the concept of trauma experienced by Mizu and the influence of trauma on Mizu's behaviour and life over time. Based on Caruth's theory, trauma is a belated experience and comes back through flashbacks, nightmares, compulsive actions, or other repetitions. The results of the study reveal that Mizu's trauma is fragmented, which then reappears through flashbacks and nightmares. The trauma also manifests changes in Mizu's behaviour and life, so that Mizu experiences emotional numbness and makes it difficult for her to feel, express, or accept some forms of emotion. Keywords: trauma, belatedness of trauma, numbing process