Pemahaman konsep merupakan hal
yang penting untuk ditekankan kepada peserta didik agar mereka mampu memecahkan
masalah berkaitan dengan materi yang sedang dipelajari dan dapat melatih
kemampuan berpikirnya. Indikator pemahaman konsep tersebut meliputi: 1)
menginterpretasi, 2) mengklasifikasi,3) membandingkan, 4) mencontohkan, 5) menjelaskan, 6) menginferensi, dan7) meringkas. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan E-LKPD berbasis concept
attainment model pada materi klasifikasi Filum Echinodermata yang
valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
Sintaks concept attainment model yang diintegrasikan pada fitur E-LKPD
meliputi fase 1) Penyajian data dan identifikasi konsep, fase 2) Pengujian
pencapaian konsep, 3) Analisis strategi berpikir. Metode pengembangan yang
digunakan adalah metode 4D, yaitu pendefinisian (define ), perancangan (design ),
pengembangan (develop ), dan penyebaran (disseminate ). Uji coba
E-LKPD terbatas pada 30 peserta didik SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Metode
pengumpulan data meliputi metode validasi, observasi, tes, dan angket. E-LKPD
dinyatakan valid apabila skor validitas skor
≥ 2,51, E-LKPD dinyatakan praktis apabila keterlaksanaan penggunaan
E-LKPD dan respon positif peserta didik ≥ 75%, dan E-LKPD dinyatakan efektif
apabila memperoleh n-gain score ≥ 0,7.
Hasil penelitian pengembangan E-LKPD berbasis concept attainment
model pada materi klasifikasi Filum Echinodermata menunjukkan rata-rata
skor validitas E-LKPD 3,6 (sangat valid), keterlaksanaan penggunaan E-LKPD 94%
(sangat praktis), respon positif peserta didik terhadap penggunaan E-LKPD 98,4%
(sangat praktis), dan n-gain score 0,71 (sangat efektif). Kesimpulannya,
E-LKPD berbasis concept attainment dinyatakan valid, praktis, dan
efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dalam materi
klasifikasi Filum Echinodermata.
Kata Kunci: E-LKPD, concept
attainment model , pemahaman konsep, klasifikasi Filum Echinodermata