DEVELOPMENT OF A REGIONAL RESEARCH INFORMATION SYSTEM USING EXTREME PROGRAMMING METHODS WEBSITE BASED (CASE STUDY: BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KOTA SURABAYA)
Penelitian ini membahas tentang Pengembangan Sistem Informasi Riset Daerah Berbasis Website menggunakan metode Extreme Programming. SI REDAH (SISTEM INFORMASI RISET DAERAH) adalah sistem informasi berbasis website yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Extreme Programming yang mempunyai tahapan Planning, Design, Coding, Testing. Proses pengembangan aplikasi membutuhkan 4 proses iterasi dengan jangka waktu yang bervariasi. Setiap iterasi mempunyai waktu pengerjaan yang berbeda, mengacu pada kebutuhan pengguna dalam setiap iterasi. Pengujian sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Black-box Testing yang mengacu pada peninjauan fungsi yang digunakan dalam menjalankan sistem. Seluruh fitur telah diuji oleh 5 orang responden yang terdiri dari 1 admin, 1 pegawai Bappedalitbang Surabaya, 2 mahasiswa, dan 1 masyarakat yang seluruhnya telah dinyatakan valid 100%. Hasil implementasi dari metode Extreme Programming yang mengacu pada kebutuhan pengguna, mendapatkan hasil sebesar 97%. Hasil tersebut diperoleh dari perbandingan antara estimasi waktu dengan hasil penyelesaian yang sebenarnya.
Kata kunci: Sistem Informasi, Riset Daerah, Extreme Programming, Iterasi, Penelitian.
This research discusses the development of a website-based regional research information system using the Extreme Programming method. SI REDAH (REGIONAL RESEARCH INFORMATION SYSTEM) is a website-based information system developed to support research, development, study and implementation activities in the city of Surabaya. This research uses the Extreme Programming development method which has the stages of Planning, Design, Coding, Testing. The application development process requires 4 iteration processes with varying time periods. Each iteration has a different processing time, referring to the user's needs in each iteration. The system testing used in this research is using Black-box Testing which refers to reviewing the functions used in running the system. All features have been tested by 5 respondents consisting of 1 admin, 1 Bappedalitbang Surabaya employee, 2 students, and 1 member of the public, all of whom have been declared 100% valid. The results of the implementation of the Extreme Programming method which refers to user needs, obtained results of 97%. These results are obtained from a comparison between the estimated time and the actual completion results.
Keywords: Information Systems, Regional Research, Extreme Programming, Iteration, Research.