PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH BUMI ASRI DI DESA KEDIREN, KECAMATAN KALITENGAH, KABUPATEN LAMONGAN.
COMMUNITY DEVELOPMENT THROUGH THE BUMI ASRI WASTE BANK PROGRAM IN KEDIREN VILLAGE, KALITENGAH DISTRICT, LAMONGAN REGENCY.
Pengelolaan sampah masih menjadi masalah penting di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Kediren, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui Program Bank Sampah Bumi Asri, yang merupakan salah satu solusi untuk pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat melalui Program Bank Sampah Bumi Asri. Fokus penelitian ini mengacu pada tiga tahapan pemberdayaan masyarakat menurut teori Wrihatnolo dan Dwijowijoto (2007), yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, memberikan pelatihan yang relevan untuk meningkatkan keterampilan teknis warga dalam pengelolaan sampah, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam kegiatan operasional bank sampah secara mandiri. Program ini juga didukung oleh kolaborasi lintas sektor dengan NGO, mitra pengepul, dan pemerintah desa, yang memperkuat keberlanjutan program. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Program Bank Sampah Bumi Asri telah dilaksanakan secara bertahap dan efektif, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam aspek evaluasi dan koordinasi pengelola. Oleh karena itu, disarankan agar penguatan kelembagaan, evaluasi rutin, dan perluasan kerja sama dengan berbagai pihak terus ditingkatkan untuk memastikan keberlanjutan program.
Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah, Program P2MD.
Waste management is still an important issue in rural communities, including in Kediren Village, Kalitengah Subdistrict, Lamongan Regency, which does not yet have a waste management system that involves community participation. To overcome this problem, community empowerment efforts were made through the Bumi Asri Waste Bank Program, which is one of the solutions for environmentally friendly waste management and has economic value. This research aims to find out and analyze the process of community empowerment through the Bumi Asri Waste Bank Program. The focus of this research refers to the three stages of community empowerment according to the theory of Wrihatnolo and Dwijowijoto (2007), namely the stages of awareness, capacity building, and empowerment. The method used in this research is descriptive qualitative, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted using an interactive analysis model that includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the waste bank program succeeded in increasing community awareness about the importance of sorting waste from home, providing relevant training to improve residents' technical skills in waste management, and encouraging active participation of residents in waste bank operational activities independently. The program is also supported by cross-sector collaboration with NGOs, collector partners, and the village government, which strengthens the sustainability of the program. The conclusion of this study is that community empowerment through the Bumi Asri Waste Bank Program has been implemented gradually and effectively, although there are still some obstacles in the aspects of evaluation and management coordination. Therefore, it is recommended that institutional strengthening, regular evaluation, and expansion of cooperation with various parties continue to be improved to ensure program sustainability.
Keywords: Community Empowerment, Waste Bank, Waste Management, P2MD Program.