Implementasi Program Duta Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Di SMP Negeri 4 Surabaya
Implementation of the Literacy Ambassador Program in Improving Students' Reading Interest at SMP Negeri 4 Surabaya
Penelitian ini menganalisis Implementasi Program Duta Literasi di SMP Negeri 4 Surabaya sebagai upaya strategis untuk meningkatkan minat baca siswa. Minat baca merupakan indikator penting kualitas pendidikan dan budaya literasi di tingkat sekolah menengah pertama. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa program yang dilaksanakan melalui tiga program kerja unggulan memberikan dampak signifikan terhadap minat baca siswa. Kegiatan L-Box menyediakan akses bahan bacaan yang mudah, beragam, dan menarik bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan Ulasan Buku merangsang keterampilan diskusi dan menumbuhkan berpikir kritis siswa. Majalah Dinding Literasi berfungsi sebagai ruang ekspresi kreatif dan sumber informasi yang inovatif. Sistem pembinaan terstruktur juga mendukung pengembangan kompetensi siswa secara intensif dan berkelanjutan. Pembiasaan budaya membaca yang mencakup kedisiplinan, ketekunan, komunikasi efektif, dan kerja sama berkontribusi dalam membentuk sikap positif siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi Program Duta Literasi, sistem pembinaan berkelanjutan, dan penguatan budaya literasi sekolah secara efektif meningkatkan minat baca siswa di SMP Negeri 4 Surabaya.
Kata Kunci: Implementasi Program, Duta Literasi, Minat Baca Siswa, Budaya Literasi
This study analyses the implementation of the Literacy Ambassador Program at SMP Negeri 4 Surabaya as a strategic effort to enhance students' reading interest. Reading interest is a crucial indicator of educational quality and literacy culture at the junior high school level. A qualitative descriptive method with a case study approach was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation study. The findings reveal that the program, implemented through three flagship activities, significantly impacts students' reading interest. First, L-Box provides easy, varied, and engaging access to reading materials for all school members. Second, Book Review activities stimulate discussion skills and foster critical thinking. Third, the Literacy Wall Magazine serves as a creative expression space and an innovative information source. A structured coaching system also intensively and continuously supports students' competency development. Habituating a reading culture encompassing discipline, perseverance, effective communication, and teamwork contribute to shaping students' positive attitudes. This study confirms that integrating the Literacy Ambassador Program, a continuous coaching system, and a strengthened school literacy culture effectively increases students' reading interest at SMP Negeri 4 Surabaya.
Keywords: Program Implementation, Literacy Ambassador, Students' Reading Interest, Literacy Culture