Sintesis dan Karakterisasi Nanoherbal Ekstrak Etanol Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) dan Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri
Synthesis and Characterization of Ethanol Extract Nanoherbal from Dutch Teak Leaves (Guazuma ulmifolia Lamk.) and Its Antibacterial Activity Test
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOHERBAL EKSTRAK ETANOL DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) DAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIBAKTERI
Daun jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) merupakan tanaman herbal yang digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit diare, infeksi, obesitas, diabetes, dan hipertensi. Daun jati belanda mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Ekstrak herbal memiliki keterbatasan yaitu bioavailabilitas rendah dalam tubuh, sehingga diformulasikan dalam bentuk nanoherbal untuk meningkatkan bioavailabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik nanoherbal ekstrak etanol daun jati belanda dan uji aktivitasnya sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Sintesis nanoherbal dilakukan menggunakan metode gelasi ionik dengan polimer berupa alginat (0,1%) dan CaCl2 sebagai agen pengikat silang. Empat variasi konsentrasi CaCl2 yang digunakan yaitu F1 (0,005%), F2 (0,01%), F3 (0,02%), dan F4 (0,03%). Karaktersasi nanoherbal meliputi ukuran partikel, potensial zeta, gugus fungsi, dan morfologi permukaan. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Nanoherbal formulasi optimum (F4) memiliki ukuran partikel 314,06 nm, indeks polidispersitas 0,0990dan potensial zeta -131 mV. Spektrum FTIR menunjukkan gugus fungsi O-H, C-H, COO- (asimetris dan simetris), serta C-O. Morfologi permukaan nanoherbal (F4) berbentuk sferis. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa nanoherbal memiliki aktivitas antibakteri yang sedang terhadap bakteri S. aureus dengan nilai DDH sebesar 7,69 mm dan sangat kuat terhadap bakteri E. coli dengan nilai DDH sebesar 23,65 mm. Aktivitas antibakteri tersebut lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol daun jati belanda.
Kata kunci: Aktivitas antibakteri, daun jati belanda, gelasi ionik, nanoherbal.
SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF ETHANOL EXTRACT NANOHERBAL FROM DUTCH TEAK LEAVES (Guazuma ulmifolia Lamk.) AND ITS ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST
Dutch teak leaves (Guazuma ulmifolia Lamk.) are medicinal plant traditionally used to treat diarrhea, infections, obesity, diabetes, and hypertension. Dutch teak leaves contain secondary metabolite compounds that have antibacterial pontential. Herbal extract has limitation, namely low bioavailability in the body. Therefore, nanoherbal formulations are used to improve their bioavailability. This study aims to determine the characteristics of ethanol extract nanoherbal from dutch teak leaves and its antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria. Nanoherbal synthesis was carried out using the ionic gelation method with alginate (0,1%) as polymer and CaCl2 as crosslinker. Four variations in CaCl2 were used, namely F1 (0,005%), F2 (0,01%), F3 (0,02%), and F4 (0,03%). Nanoherbal characterization includes particle size, zeta potential, functional groups, and surface morphology. Antibacterial activity testing was carried out using disc diffusion method. The optimum nanoherbal formulation (F4) has a size of 314,06, polydispersity index of 0,0990 and zeta potential of -131 mV. The FTIR spectrum exhibited O-H, C-H, COO- (asymmetric), COO- (symmetric), and C-O functional groups. The surface morphology nanoherbal (F4) was spherical. Antibacterial activity test exhibited that nanoherbal had moderate antibacterial activity against S. aureus bacteria with IZD value of 7,69 mm and very strong against E. coli bacteria with IZD value of 23,65 mm. The antibacterial activity was stronger that the dutch teak leaves ethanol extract.
Keywords: Antibacterial activity, dutch teak leaves, ionic gelation, nanoherbal.