MANAJEMEN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TULUNGAGUNG
RISK MANAGEMENT OF WORK ACCIDENTS IN THE BHAYANGKARA HOSPITAL BUILDING CONSTRUCTION PROJECT TULUNGAGUNG
Proyek konstruksi, terutama dalam pembangunan gedung, menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian yang dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas hasil. Untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pekerja, diperlukan manajemen risiko yang efektif, terutama pada proyek pembangunan gedung rumah sakit yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini berfokus pada identifikasi dan analisis risiko kecelakaan kerja di proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung, serta penyusunan mitigasi yang sesuai menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode FMEA dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi kegagalan potensial secara sistematis, menganalisis penyebab, serta dampak kegagalan untuk mengurangi risiko. Penelitian ini menemukan 34 risiko kecelakaan kerja yang dikategorikan ke dalam empat variabel, yaitu galian dan timbunan, bekisting, pembesian, dan pengecoran, dengan 13 risiko dominan yang berpotensi besar menyebabkan kecelakaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi risiko dominan dan menyediakan mitigasi untuk meningkatkan keselamatan kerja selama proses pembangunan gedung rumah sakit.
Kata Kunci : Proyek konstruksi, risiko kecelakaan kerja, manajemen risiko, mitigasi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
Construction projects, especially in building construction, face various risks and uncertainties that can affect the quality and quantity of results. To reduce the risk of accidents and improve worker safety, effective risk management is needed, especially in hospital building construction projects that have high risks. This research focuses on identifying and analyzing the risks of work accidents in the Tulungagung Bhayangkara Hospital Building construction project, as well as preparing appropriate mitigations using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. The FMEA method was chosen because of its ability to systematically identify potential failures, analyze the causes, and impacts of failures to reduce risk. This research found 34 work accident risks categorized into four variables, namely excavation and embankment, formwork, concreting, and casting, with 13 dominant risks that have great potential to cause accidents. The results of this study are expected to help identify dominant risks and provide mitigation to improve work safety during the construction process of hospital buildings.
Keywords: Construction project, occupational accident risk, risk management, mitigation, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).