PENGEMBANGAN MEDIA APLIKASI “KERYA” MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR
Development of “KERYA” Application Media on Cultural Diversity Material to Improve Learning Outcomes of Grade V Elementary School Students
Pendidikan harus diperhatikan karena merupakan pondasi pada kemajuan suatu bangsa. Kualitas pendidikan dipengaruhi ketersedian fasilitas media pembelajaran, pemanfaatan waktu, dan penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran ini berperan penting dalam membangkitkan semangat dan motivasi peserta didik. Oleh karena itu, sangat penting bagi pendidik untuk menciptakan media pembelajaran yang inovatif, menarik, interaktif, dan mengikuti perkembangan zaman. Latar belakang dari pengembangan ini adalah kurangnya media interaktif yang mampu memfasilitasi pemahaman peserta didik terhadap keberagaman budaya di Jawa Timur secara menyenangkan dan mudah diakses. Oleh karena itu, peneliti mengembangan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi pada materi keberagaman budaya khususnya di Jawa Timur kelas V Sekolah Dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Desain), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementation ( Implementasi), dan 5) Evalution ( Evaluasi). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN Petemon X/358 Surabaya. Dengan tahapan implementasi uji coba terbatas dan uji coba luas pada proses pengambilan data. Berdasarkan hasil penelitian (1) proses pengembangan media aplikasi “KERYA” pada materi simbol pancasila secara sistematis dan terstruktur sesuai dengan tahapan model penelitian pengembangan; (2) media aplikasi KERYA dinyatakan valid dengan tingkat presentase validasi materi sebesar 88% dan tingkat presentase validasi media sebesar 86,25%; (3) media pembelajaran aplikasi “KERYA” dinyatakan praktis dengan nilai presentase sebesar 91,8%: (4) media pembelajaran aplikasi “KERYA” dinyatakan efektif dengan hasil skor N-gain pada kelas kontrol sebesar 26,33% dan pada kelas eksperimen sebesar 60,5%.
Education must be considered because it is the foundation for the progress of a nation. The quality of education is influenced by the availability of learning media facilities, time utilization, and the use of learning media. This learning media plays an important role in raising the enthusiasm and motivation of students. Therefore, it is very important for educators to create learning media that are innovative, interesting, interactive, and keep up with the times. The background of this development is the lack of interactive media that can facilitate students' understanding of cultural diversity in East Java in a fun and easily accessible way. Therefore, researchers develop interactive learning media based on applications on cultural diversity material, especially in East Java, grade V Elementary School. This development research uses the ADDIE development model consisting of 5 stages, namely 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, and 5) Evaluation. The subjects of the study were grade V students of SDN Petemon X/358 Surabaya. With the stages of limited trial implementation and extensive trials in the data collection process. Based on the results of the study (1) the process of developing the "KERYA" application media on the Pancasila symbol material systematically and structured in accordance with the stages of the development research model; (2) the "KERYA" application learning media was declared valid with a material validation percentage level of 88% and a media validation percentage level of 86.25%; (3) the "KERYA" application learning media was declared practical with a percentage value of 91.8%: (4) the "KERYA" application learning media was declared effective with an N-gain score in the control class of 26.33% and in the experimental class of 60.5%.