REPRESENTASI PSIKOPAT DALAM DRAMA KOREA MOUSE
(ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE)
REPRESENTATION OF PSYCHOPATHIES IN THE KOREAN DRAMA MOUSE
(CHARLES SANDERS PEIRCE SEMIOTIC ANALYSIS)
Banyaknya kasus pembunuhan yang terjadi di Indonesia sering kali membuat kita takut, terutama jika pembunuhan dilakukan oleh seorang psikopat yang melakukan pembunuhan berulang kali. Seorang psikopat yang melakukan pembunuhan tidak lahir begitu saja, terdapat faktor yang mendorong terjadinya perilaku tersebut. Untuk mencegah pembunuhan yang terjadi berulang kali, perlu adanya sebuah pemahaman terhadap karakteristik seorang psikopat. Dengan menggunakan medote analisis semiotika Charles Sanders Peirce, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter psikopat dalam drama Korea Mouse. Dengan model triadic atau triangle meaning triangle meaning yang terdiri dari sign, object, dan interpretant ditemukan bahwa tokoh psikopat dalam drama Korea Mouse gambarkan dalam 3 tahapan, yaitu masa kanak-kanak, masa dewasa sebuelum operasi, dan masa dewasa setelah operasi.
The number of murder cases that occur in Indonesia often makes us afraid, especially if the murder is carried out by a psychopath who commits repeated murders. A psychopath who commits murder is not just born, there are factors that encourage this behavior. To prevent repeated murders, it is necessary to understand the characteristics of a psychopath. By using Charles Sanders Peirce's semiotic analysis method, this research aims to reveal the psychopathic character in the Korean drama Mouse. Using the triadic or triangle meaning model which consists of sign, object and interpretant, it was found that the psychopathic character in the Korean drama Mouse is described in 3 stages, namely childhood, adulthood before surgery, and adulthood after surgery.