Pengaruh pH Terhadap Kemampuan Adsorpsi Cd(II) Berdasarkan Metode Ionic Imprinted Polymer-Cd(II)
The Effect Of pH On Adsorption Capacity Based On The Ionic Imprinted Polymer-Cd(II) Method
Pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi di Indonesia menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama oleh limbah industri yang mengandung logam berat seperti kadmium. Pencemaran ini berdampak pada kesehatan manusia melalui rantai makanan. Oleh sebab itu, dikembangkan metode pemisahan yang efektif untuk pengolahan limbah logam berat di perairan seperti Ionic Imprinted Polymer (IIP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kadmium menggunakan metode IIP yang disintesis menggunakan metode polimerisasi presipitasi. Kadmium dipilih sebgai ion template, dengan kombinasi ligan Na2EDTA, monomer asam metakrilat (MAA), pengikat silang etilen glikol dimetakrilat (EGDMA), dan inisiator benzoil peroksida (BPO). Tahapan karakterisasi dilakukan dengan menggunakan instrumen Fourier Transmission Infrared Spectometry (FTIR) dan Scanning Elektron Microscopy-Energi Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) untuk mengidentifikasi gugus fungsional dan morfologi pori-pori polimer, sementara kemampuan adsorpsi diuji menggunakan Atomic Absorption Spctrophotometer (AAS) pada variasi pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polimer bercetakan ion (IIP-Cd) berhasil disintesis dengan baik, ditandai dengan karakteristik serapan pada bilangan gelombang FTIR tertentu. Pengujian adsorpsi pada pH yang berbeda menghasilkan pH optimum untuk adsorpsi kadmium yaitu pH 6 dengan kemampuan adsorpsi sebesar 4,45 mg/g, lebih tinggi dibandingkan dengan polimer tanpa cetakan yang memiliki kemampuan 3,08 mg/g pada pH 4.
Population growth and technological advancements in Indonesia have led to environmental pollution, particularly from industrial waste containing heavy metals like cadmium. This pollution impacts human health through the food chain. Therefore, effective separation methods such as Ionic Imprinted Polymer (IIP) have been developed for the treatment of heavy metal waste in water bodies. The purpose of this study is to determine the cadmium adsorption capability using the IIP method, synthesized via precipitation polymerization. Cadmium was selected as the ion template, combined with ligands Na2EDTA, methacrylic acid (MAA) monomer, ethylene glycol dimethacrylate (EGDMA) crosslinker, and benzoyl peroxide (BPO) initiator. Characterization was conducted using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) and Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) to identify functional groups and polymer pore morphology, while adsorption capability was tested using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) across various pH levels. The results indicate that the ion-imprinted polymer (IIP-Cd) was successfully synthesized, as evidenced by specific FTIR absorption characteristics. Adsorption testing at different pH levels showed an optimum pH for cadmium adsorption at pH 6 with an adsorption capacity of 4.45 mg/g, higher than the non-imprinted polymer with a capacity of 3.08 mg/g at pH 4.