KOLOKASI BAHASA JERMAN PADA KURSBUCH NETZWERK NEU A1
GERMAN COLLOCATIONS IN THE NETZWERK NEU A1 COURSEBOOK
Nama : Nurul Syfa Fauziah
NIM : 22020504037
Program Studi : S-1 Sastra Jerman
Fakultas : Bahasa dan Seni
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Dr. phil. Agus Ridwan, S.Pd., M.Hum
Tahun : 2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi struktur dan menganalisis makna kolokasi dalam buku Netzwerk Neu A1. Kolokasi merupakan gabungan kata atau kombinasi leksikal yang lazim digunakan oleh penutur asli. Kolokasi memiliki peranan yang penting dalam pembelajaran bahasa Jerman sebab dapat mendukung penguasaan kosakata serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi agar lebih alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan statistik deskriptif untuk mengkaji struktur kolokasi berdasarkan pada teori struktur kolokasi Quasthoff (2011) dan makna kolokasi berdasarkan pada teori makna kolokasi Hausmann (2004). Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 108 data kolokasi yang sesuai pada 6 pola struktur kolokasi Quasthoff dengan pola struktur berdasarkan Substantiv yang paling banyak ditemukan. Selain itu, makna kolokasi yang telah dianalisis menggunakan teori Hausmann menunjukan bahwa makna kolokasi yang paling banyak ialah kolokasi bermakna literal. Analisis juga menunjukan bahwa hubungan antara basis dan kolokator yang menentukan tingkat transparansi maknanya serta pengaruh batasan substitusi leksikal pada setiap kolokasi. Temuan ini menunjukan bahwa kolokasi bahasa Jerman tidak hanya sebuah gabungan kata biasa namun terdapat hubungan keterikatan antar kata yang menggambarkan juga kebiasaan berbahasa penutur aslinya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian mengenai struktur dan makna kolokasi bahasa Jerman.
Kata kunci: kolokasi, struktur kolokasi, makna kolokasi, Netzwerk Neu A1
This study aims to identify the structural patterns and analyze the meanings of German collocations found in the Netzwerk Neu A1 coursebook. Collocations are conventional lexical combinations that are commonly used by native speakers. They play an important role in learning German because they support vocabulary acquisition and help learners develop more natural communicative competence. This study employed a qualitative approach with descriptive statistics. The analysis of collocational structures was based on Quasthoff's (2011) theory of collocation structure, while the analysis of collocational meaning was conducted using Hausmann's theory of collocational meaning (2004). The findings reveal a total of 108 collocations that correspond to the six structural patterns proposed by Quasthoff, with structures based on Substantiv occurring most frequently. Furthermore, the analysis based on Hausmann's theory indicates that iteral collocations constitute the largest category. The analysis also demonstrates that the relationship between the base and the collocator determines the degree of semantic transparency and influences the lexical substitution restrictions of each collocation. These findings indicate that German collocations are not merely ordinary word combinations but rather lexical units characterized by a close relationship between their components, reflecting the conventional language use of native speakers. This study is expected to contribute to further research on the structure and meaning of German collocations.
Keywords: collocation, collocational structure, collocational meaning, Netzwerk Neu A1