KREATIVITAS PITRI WULANSARI DALAM PENCIPTAAN TARI GREGET SAWUNGGALING
PITRI WULANSARI'S CREATIVITY IN THE CREATION OF GREGET SAWUNGGALING DANCE
ABSTRAK
Sujarwati, Ani. 2025. Kreativitas Pitri Wulansari Dalam Penciptaan Tari Greget Sawunggaling. Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Seni Budaya, Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negeri Surabaya.
Pembimbing : (1) Dr. Setyo Yanuartuti, M.Si dan (II) Prof. Dr. Anik Juwariyah, M.Si.
Kata-kata Kunci: Kreativitas, Tari Greget Sawunggaling, Proses Kreatif
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas Pitri Wulansari dalam menciptakan Tari Greget Sawunggaling, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kreativitasnya, serta mengungkap wujud kreativitas melalui gerak dan nilai sebagai produk tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan fenomenologis sebagaimana dikemukakan Creswell, untuk mengeksplorasi pengalaman hidup, refleksi kreatif, dan makna subjektif dalam proses penciptaan tari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses dan penyajian tari, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interpretatif menggunakan kerangka The Four P’s of Creativity dari Rhodes, meliputi aspek person, proses, press, dan product.
Berdasarkan hasil penelitian, kreativitas Pitri lahir dari pengalaman personalnya dalam ekosistem seni Surabaya, pendidikan tari, bimbingan maestro, serta keterikatan pada tradisi Jawa Timuran, yang berpadu dengan pengaruh lingkungan budaya dan tuntutan sosial. Proses kreatifnya menampilkan penafsiran ulang tokoh Sawunggaling melalui gerak murni dan maknawi, pengaturan pola lantai dan arah, tempo dan ritme, tenaga, serta ekspresi simbolik yang harmonis, sejalan dengan Teori Ragam Gerak Tari Sumandiyo Hadi.
Karya ini memadukan inovasi dan penghormatan terhadap tradisi, menghasilkan tari yang komunikatif, edukatif, dan sarat makna budaya, sekaligus memperkuat identitas lokal. Tari Greget Sawunggaling menunjukkan bagaimana kreativitas dalam seni tari bukan sekadar penciptaan bentuk baru, tetapi merupakan integrasi pengalaman personal, tradisi, simbol budaya, dan ekspresi kontemporer, sehingga karya ini tetap relevan, hidup, dan mampu menyampaikan nilai moral serta budaya kepada generasi berikutnya.
ABSTRACT
Sujarwati, Ani. 2025. Pitri Wulansari's Creativity in the Creation of Greget Sawunggaling Dance. Thesis, Master's Program in Cultural Arts Education, Faculty of Language and Arts, Surabaya State University.
Advisors: (1) Dr. Setyo Yanuartuti, M.Si and (II) Prof. Dr. Anik Juwariyah, M.Si.
Keywords: Creativity, Greget Sawunggaling Dance, Creative Process
This study aims to describe Pitri Wulansari's creativity in creating the Greget Sawunggaling Dance, identify the factors that influence her creativity, and reveal the form of creativity through movement and values as dance products. This study uses a qualitative approach with a phenomenological basis as proposed by Creswell to explore life experiences, creative reflections, and subjective meanings in the dance creation process. Data were collected through in-depth interviews, observation of the dance process and performance, and documentation study, then analyzed interpretively using Rhodes' Four P's of Creativity framework, covering the aspects of person, process, press, and product.
Based on the results of the study, Pitri's creativity stems from his personal experiences in Surabaya's art ecosystem, dance education, guidance from maestros, and attachment to East Javanese traditions, which are combined with cultural influences and social demands. His creative process features a reinterpretation of the character Sawunggaling through pure and meaningful movements, floor pattern and direction arrangements, tempo and rhythm, energy, and harmonious symbolic expressions, in line with Sumandiyo Hadi's Theory of Dance Movement Variety.
This work combines innovation and respect for tradition, resulting in a dance that is communicative, educational, and rich in cultural meaning, while strengthening local identity. The Greget Sawunggaling dance demonstrates how creativity in dance is not merely the creation of new forms, but rather the integration of personal experience, tradition, cultural symbols, and contemporary expression, ensuring that this work remains relevant, vibrant, and capable of conveying moral and cultural values to future generations.