ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DINAMISDI SUB BAGIAN ADMINISTRASI KEWILAYAHANPEMERINTAH KOTA SURABAYA
ANALYSIS OF DYNAMIC ARCHIVE MANAGEMENT IN THESUBDIVISION OF TERRITORIAL ADMINISTRATION OFTHE SURABAYA CITY GOVERNMENT.
Arsip dinamis merupakan arsip yang digunakan secara langsung dalam
suatu pekerjaan di instansi baik instansi pemerintah maupun instansi swasta dalam
jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan
menganalisis pengelolaan arsip dinamis di Sub Bagian Administrasi kewilayahan
Pemerintah Kota Surabaya dengan menggunakan teori Muhidin Dan Winata
(dalam Fauziyah, 2019) melalui 4 (empat) tahapan yaitu penciptaan arsip,
penggunaan arsip, pemeliharaan arsip sampai penyusutan arsip. Penelitian ini
menemukan bahwa pengelolaan arsip dinamis di Sub Bagian Administrasi
Kewilayahan Pemerintah Kota Surabaya belum berjalan secara optimal
dikarenakan Pegawai yang membutuhkan suatu dokumen tidak menggunakan
formulir peminjaman, menumpuknya dokumen arsip yang belum teridentifikasi
dikarenakan sempitnya lokasi penyimpanan sehingga membuat membuat
beberapa dokumen harus disimpan di gudang ditambah lagi pegawai pengelola
arsip yang memiliki tugas tidak hanya fokus dalam kearsipan tidak ada jadwal
retensi arsip, sehingga menumpuknya berkas arsip pada lemari arsip.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode
penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri
dari empat orang yaitu Kepala Sub Bagian Administrasi Kewilayahan , dua orang
pengelola arsip dan satu staf Sub Bagian Administrasi Kewilayahan Pemerintah
Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi serta teknik yang digunakan dalam menganalisis
data dalam penelitian ini yaitu melalui teknik pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap penciptaan arsip telah
berjalan dengan baik dan sistematis, ditunjukkan melalui pengelolaan surat masuk
dan surat keluar yang telah terkonsep serta tercatatnya dokumen surat masuk dan
surat keluar tersebut melalui website E-Surat yang dijadikan sebagai alat untuk
mencatat dokumen yang telah diterima maupun diciptakan, pada tahap
penggunaan arsip belum memiliki prosedur dalam proses peminjaman arsip,
dimana prosedur tersebut belum berjalan dengan optimal, kemudian pada tahap
pemeliharaan arsip telah berjalan melalui pelaksanaan pemeliharaan dokumen
arsip aktif maupun pemeliharaan arsip inaktif, namun pada tahap pemeliharaan
arsip ini belum berjalan secara maksimal dikarenakan banyaknya dokumen yang
belum teridentifikasi serta ruang penyimpanan yang masih berantakan dan sempit,
kurangnya sumber daya manusia yang memengaruhi pada pelaksanaan
pemeliharaan arsip itu sendiri. Pada tahap penyusutan arsip kegiatan yang
dilakukan yaitu kegiatan pemindahan arsip, tetapi hanya sebagian namun kegiatan
tersebut dilakukan sudah beberapa tahun yang lalu dan untuk saat masih belum
ada kegiatan pemusnahan dokumen dengan cara dokumen tersebut dihancurkan.
Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa pengelolaan arsip di Sub Bagian
Administrasi Kewilayahan Pemerintah Kota Surabaya belum berjalan dengan
baik.
Kata kunci : Arsip Dinamis, Pengelolaan Arsip, Sub Bagian Administrasi
Kewilayahan.
Dynamic archives are archives that are used directly in a job in agencies,both government agencies and private agencies within a certain period of time.This study aims to describe and analyze the management of dynamic archives inthe Subdivision of Territorial Administration of the Surabaya City Governmentusing the Muhidin and Winata theory (in Fauziyah, 2019) through 4 (four) stages,namely archive creation, archive use, archive maintenance to archive shrinkage.This study found that the management of dynamic archives in the Subdivision ofTerritorial Administration of the Surabaya City Government has not run optimallybecause employees who need a document do not use a loan form, piling uparchive documents that have not been identified due to the narrowness of thestorage location so that some documents have to be stored in the warehouse plusarchive management employees who have duties not only focus on archiving thereis no archive retention schedule, so that the accumulation of archive files in thefile cabinet. The method used in this research is to use descriptive qualitativeresearch methods. The informants in this study consisted of four people, namelythe Head of the Subdivision of Territorial Administration, two archive managersand one staff of the Subdivision of Territorial Administration of Surabaya CityGovernment.
Data collection techniques are carried out through observation, interviewand documentation techniques and the techniques used in analyzing data in thisstudy are through data collection techniques, data reduction and conclusiondrawing. The results showed that at the archive creation stage it has been running well and systematically, shown through the conceptualized management ofincoming letters and outgoing letters and the recording of incoming and outgoingletter documents through the E-Letter website which is used as a tool to recorddocuments that have been received or created, at the archive use stage does notyet have a procedure in the archive lending process, Then at the archivemaintenance stage has been running through the implementation of maintenanceof active archive documents and maintenance of inactive archives, but at thisstage archive maintenance has not run optimally due to the large number ofdocuments that have not been identified and storage space that is still messy andnarrow, lack of human resources that affect the implementation of archivemaintenance itself. At the archive depreciation stage, the activities carried outare archive transfer activities, but only partly but these activities were carried outseveral years ago and for now there are still no document destruction activities bydestroying the documents. Overall, it can be seen that archive management in theSubdivision of Territorial Administration of the Surabaya City Government hasnot gone well.Keywords: dynamic archives, archive management, Subdivision Administration.