Demam
berdarah dengue adalah masalah kesehatan global dengan jutaan kasus dilaporkan
setiap tahun. Keterbatasan agen terapeutik yang efektif mendorong kebutuhan
inovasi dalam pengembangan teknologi pengobatan. Salah satu alternatif potensial adalah
nanoenkapsulasi berbasis biopolimer, yang dapat meningkatkan efikasi terapi
melalui pengantaran obat yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan nanoenkapsulasi Andrographis paniculata (AP-NPs) berbasis
karboksimetil kitosan (CMC) guna meningkatkan efektivitas terapi dan mengatasi
infeksi dengue. Sintesis AP-NPs dilakukan melalui ultrasonikasi. Karakterisasi
fisik meliputi analisis ukuran dan distribusi partikel serta morfologi
partikel. Karakterisasi kimia mencakup analisis gugus fungsional dan komposisi unsur.
Stabilitas diuji terhadap pH (2-10), suhu (30-100)o C, dan larutan
fisiologis (NaCl, 0-0,3M). Loading amount dan loading efficiency
dievaluasi dalam aquades selama 8 jam, sedangkan pelepasan bahan aktif diuji
selama 8 jam pada pH 2, 7, dan 8,5. Aktivitas antivirus dan sitotoksisitas diuji
pada kultur sel in vitro . Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel
AP-NPs sebesar 305,5 ± 30,12 nm dengan PDI 0,3319 ± 0,01 dan morfologi bulat
dengan permukaan tidak rata. Karakterisasi FTIR mengidentifikasi gugus
fungsional OH, NH, C-H, C=O, N-H, dan C-O-C, sedangkan EDX menunjukkan elemen
karbon (C), nitrogen (N), dan oksigen (O). Stabilitas terhadap suhu, pH, dan
larutan fisiologis menunjukkan pergeseran nilai 𝝀 pada 286-288 nm, dengan absorbansi
tertinggi masing-masing pada suhu 100°C (0,30), pH 10 (0,42), dan konsentrasi
NaCl 0,25 M dan 0,3 M (0,29). Loading amount AP-NPs adalah 27,18 ± 2,51%
dengan loading efficiency 54,36 ± 5,02%. Pada pH 2, pelepasan AP-NPs
setelah 8 jam mencapai 52,46 ± 2,58%, sedangkan pada pH 7 meningkat menjadi
61,14 ± 8,71%, dan pada pH 8,5 mencapai pelepasan tertinggi sebesar 74,94 ±
6,33%. Pengujian in vitro menunjukkan nilai EC₅₀ AP sebesar 9,87 μg/mL
dan AP-NPs sebesar 68,12 μg/mL, serta nilai CC₅₀ AP sebesar 1522,95 μg/mL dan
AP-NPs sebesar 734,56 μg/mL. Penelitian ini menunjukkan bahwa AP-NPs memiliki karakteristik
fisik-kimia dan stabilitas yang baik. Meskipun menunjukkan tingkat toksisitas
yang lebih tinggi, AP-NPs menawarkan potensi terapeutik yang menjanjikan untuk
pengobatan demam berdarah dengue. Kemampuan AP-NPs dalam meningkatkan
stabilitas dan bioavailabilitas bahan aktif menjadikannya kandidat potensial
untuk terapi antivirus dengue.