Digital Library
Perpustakaan Universitas Negeri Surabaya
Home
Login
Hub. Kami
Statistik
Tipe Dokumen
- Pilih -
Disertasi
Karya Akhir S1
Karya Akhir S2
Karya Akhir S3
Skripsi
Tesis
Tugas Akhir D3
Tugas Akhir D4
Fakultas
- Pilih -
Fak. Ilmu Pendidikan
Fak. Bahasa & Seni
Fak. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fak. Ilmu Sosial & Hukum
Fak. Teknik
Fak. Ekonomi
Pasca Sarjana
Fak. Vokasi
Fak. Ekonomi
Fak. Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Judul
Penulis
Search
Advanced Search
Jenis Dokumen
Disertasi
Karya Akhir S1
Karya Akhir S2
Karya Akhir S3
Skripsi
Tesis
Tugas Akhir D3
Tugas Akhir D4
Fakultas
Ilmu Pendidikan
Bahasa & Seni
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Sosial & Politik
Hukum
Psikologi
Teknik
Ekonomika dan Bisnis
Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Vokasi
Pascasarjana
Rancang bangun system absensi berbasis ESP32-CAM dan RFID dengan monitoring melalui
Telegram
Kode Dokumen
:
0013/FT-TE/2026
Penulis Utama
:
M. DANIAL FATHUR RAHMAN
NIM Penulis Utama
:
18050874037
Tahun
:
2025
Judul ID
:
Rancang bangun system absensi berbasis ESP32-CAM dan RFID dengan monitoring melalui
Telegram
Judul EN
:
Designing an attendance system based on ESP32-CAM and RFID with monitoring via
Telegram
Sumber
:
UNESA - Fakultas Teknik - Jurusan S1 Teknik Elektro - 18050874037 - 2025
Jenis Dokumen
:
Skripsi
Abstrak ID
:
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem absensi berbasis ESP32-CAM dan RFID yang terintegrasi dengan Telegram sebagai media untuk mengirimkan notifikasi kehadiran secara real-time. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi, keamanan, dan efisiensi dalam pencatatan absensi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Dalam sistem ini, setiap mahasiswa melakukan absensi dengan menggunakan kartu RFID yang dibaca oleh pembaca RFID RC522, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan foto wajah menggunakan modul ESP32-CAM. Data hasil absensi, termasuk UID kartu, foto wajah, dan timestamp, kemudian dikirimkan ke server untuk diproses dan disimpan. Setelah itu, Telegram Bot mengirimkan notifikasi kepada dosen atau pihak administrasi mengenai status kehadiran mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimen, dengan pengukuran utama adalah waktu respons sistem (
Average Response Time
) dari tap RFID hingga penerimaan notifikasi di Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu melakukan absensi dengan tingkat keberhasilan pembacaan RFID dan pengambilan gambar wajah yang sangat baik, serta waktu respons yang efisien (rata-rata 5,13 detik). Dengan menggunakan Telegram sebagai media notifikasi, sistem ini berhasil meningkatkan transparansi dan kecepatan dalam proses pencatatan kehadiran. Sistem ini juga memiliki keunggulan dalam hal validasi ganda (RFID dan foto wajah), yang dapat meminimalkan potensi kecurangan dalam proses absensi. Namun, pengenalan wajah otomatis menggunakan AI atau algoritma pengenalan wajah lebih lanjut dapat meningkatkan akurasi dan fungsionalitas sistem. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem absensi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat digunakan untuk mendukung administrasi kehadiran yang lebih modern dan efisien.
Abstrak EN
:
This research aims to design and build an attendance system based on ESP32-CAM and RFID, integrated with Telegram as a medium to send real-time attendance notifications. The system is designed to improve the accuracy, security, and efficiency of student attendance recording in higher education institutions. In this system, each student performs attendance by using an RFID card, which is read by the RC522 RFID reader, followed by capturing a face photo using the ESP32-CAM module. The attendance data, including card UID, face photo, and timestamp, is then sent to the server for processing and storage. Afterward, the Telegram Bot sends a notification to the lecturer or administration regarding the student's attendance status. The research method used is a quantitative experimental approach, with the main measurement being the system’s response time (Average Response Time) from the RFID tap until the notification is received on Telegram. The test results show that this system is capable of performing attendance with a high success rate in reading RFID and capturing face images, as well as an efficient response time (average 5.13 seconds). By using Telegram as a notification medium, this system successfully improves transparency and speed in the attendance recording process. The system also has the advantage of dual validation (RFID and face photo), which minimizes the potential for fraud in the attendance process. However, automatic face recognition using AI or face recognition algorithms could further enhance the system's accuracy and functionality. This research provides a significant contribution to the development of Internet of Things (IoT)-based attendance systems that can support more modern and efficient attendance management.
Link Artikel
File Abstrak
File Lampiran