Analisis Kebutuhan Angkutan Feeder LRT Stasiun Cikunir 1 - Perumahan Taman Galaxy Di Kota Bekasi
An Analysis of Feeder Transport Demand from LRT Cikunir 1 Station to the Taman Galaxy Residential Area in Bekasi City"
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan angkutan feeder yang menghubungkan Stasiun LRT Cikunir 1 dengan Perumahan Taman Galaxy di Kota Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penyediaan transportasi lanjutan yang memadai untuk meningkatkan konektivitas serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang memicu kemacetan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei kuesioner kepada 128 responden, serta dilengkapi dengan analisis load factor, headway, kecepatan, dan waktu siklus (cycle time) untuk menentukan kebutuhan operasional angkutan feeder yang efektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 77,3% responden menyatakan setuju dengan penyediaan angkutan feeder pada rute tersebut. Berdasarkan perhitungan, diperoleh nilai load factor sebesar 74%, dengan headway optimal setiap 30 menit. Kecepatan rata-rata perjalanan feeder mencapai 14,4 km/jam dengan waktu tempuh rata-rata 26 menit. Sementara itu, waktu siklus perjalanan pulang-pergi sebanyak dua kali adalah 44 menit. Moda transportasi yang direkomendasikan adalah minibus jenis Elf dengan kapasitas 20 penumpang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang sistem angkutan feeder yang terintegrasi, efisien, dan mendukung mobilitas berkelanjutan di kawasan Bekasi.
This study aims to analyze the demand for feeder transportation connecting LRT Cikunir 1 Station with the Taman Galaxy Residential Area in Bekasi City. The background of this research is based on the need for adequate last-mile transportation to improve connectivity and reduce community dependence on private vehicles, which often lead to traffic congestion. The research employed a quantitative method through questionnaires distributed to 128 respondents, complemented by analyses of load factor, headway, speed, and cycle time to determine the operational requirements for effective feeder services. The results show that 77.3% of respondents agree with the provision of feeder transportation on the proposed route. The analysis yielded a load factor of 74%, with an optimal headway of 8.8 minutes. The average travel speed of the feeder service is 14.4 km/hour, with an average travel time of 26 minutes. Additionally, the total cycle time for two round trips is 44 minutes. The recommended mode of transport is the Elf minibus with a capacity of 20 passengers. This study is expected to serve as a reference for local governments and stakeholders in developing an integrated, efficient, and sustainable feeder transportation system to support urban mobility in the Bekasi area.