Pengaruh Strategi Aktivasi Skema Terhadap Pemahaman Membaca Siswa EFL
The Influence of Schema Activation Strategy on EFL Students Reading Comprehension
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Schema Activation terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa EFL (English as a Foreign Language), khususnya dalam menganalisis dan menafsirkan teks naratif dan ekspositori. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan melibatkan 68 siswa kelas XI yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selama empat minggu, kelompok eksperimen menerima pembelajaran dengan pendekatan schema-based melalui kegiatan seperti bagan K-W-L, pengenalan kosakata melalui konteks, bantuan visual, dan pembacaan berbasis kasus. Sementara itu, kelompok kontrol diajar menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur kemampuan membaca siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji-t berpasangan dan uji-t independen. Hasil menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan, namun kelompok eksperimen memiliki peningkatan rata-rata yang lebih tinggi (9,94 poin) dibandingkan kelompok kontrol (8,83 poin). Selain itu, uji-t independen menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil post-test kedua kelompok (t = 2.439, p = 0.017), yang menguntungkan kelompok eksperimen. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi Schema Activation yang mengaitkan pengetahuan awal siswa secara efektif dapat meningkatkan pemahaman inferensial, kemampuan berpikir kritis, dan interpretasi teks. Oleh karena itu, strategi ini disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran membaca di kelas EFL guna mendorong pemahaman yang lebih mendalam dan keterampilan metakognitif siswa.
Kata kunci: schema activation, pemahaman membaca, siswa EFL, berpikir inferensial, teks naratif
This study investigates the effect of the Schema Activation Strategy on EFL students reading comprehension, particularly in analyzing and interpreting narrative texts. A quasi-experimental design was employed involving 68 eleventh-grade students divided into an experimental group and a control group. Over four weeks, the experimental group received instruction using schema-based activities such as K-W-L charts, pre-teaching vocabulary, visual aids, and case-based reading, while the control group was taught using conventional methods. Pre-tests and post-tests were administered to both groups, and the data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis (paired and independent samples t-tests). The results showed that both groups improved their reading comprehension performance. however, the experimental group demonstrated a significantly higher mean gain (9.94 points) compared to the control group (8.83 points). Furthermore, an independent t-test revealed a statistically significant difference in post-test scores between the groups (t = 2.439, p = 0.017), favoring the experimental group. These findings confirm that schema activation strategies, which engage learners' prior knowledge, effectively enhance inferential understanding, critical thinking, and textual interpretation in EFL contexts. The study suggests incorporating schema-based reading instruction into the EFL curriculum to foster deeper comprehension and metacognitive skills.
Keywords: schema activation, reading comprehension, EFL learners, inferential thinking, narrative texts