Bahan ajar merupakan media atau alat di dalam tahapan pembelajaran untuk memudahkan peserta didik dalam memulai tahapan belajar. Kurangnya sumber belajar dalam pembelajaran menyebabkan hasil belajar peserta didik kurang maksimal. Media video pembelajaran merupakan salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaran yang dikembangkan pada peserta didik Kelas X Produksi Film di SMKN 12 Surabaya. (2) untuk menguji keefektifan media video pembelajaran yang dikembangkan pada peserta didik Kelas X Produksi Film di SMKN 12 Surabaya. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaran dan tes untuk mengetahui hasil praktik public speaking peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data dari angket dan wawancara dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran materi presentasi termasuk dalam kategori layak dan baik digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan hasil analisis data dari praktik public speaking peserta didik menunjukkan bahwa pengembangan video pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya hasil Uji T, dengan nilai t hitung = 20,696 > t tabel = 2,032, yang berarti bahwa nilai t hitung lebih besar dibanding dengan t tabel. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengembangan media video pembelajaran materi presentasi mata pelajaran dasar komunikasi dapat meningkatkan keterampilan public speaking peserta didik kelas X Produksi Film di SMKN 12 Surabaya.
Kata kunci : Pengembangan, Sekolah Kejuruan, Video Pembelajaran, Presentasi, Public Speaking
Teaching materials are media or tools in the learning stages to make it easier for students to start the learning stages. The lack of learning resources in learning causes student learning outcomes to be less than optimal. Learning video media is an alternative that can be used to overcome this problem. The purpose of this study is (1) to determine the feasibility of instructional video media developed for Class X students of Film Production at SMKN 12 Surabaya. (2) to test the effectiveness of the instructional video media developed for Class X students of Film Production at SMKN 12 Surabaya. The method in this research is a qualitative method and a quantitative method. This research is an experimental research with a One-Group Pretest-Posttest Design. Data collection uses interviews and questionnaires to determine the feasibility of learning video media and tests to find out the results of students' public speaking practice. Based on the results of data analysis from questionnaires and interviews, it can be concluded that the learning video presentation material is included in the appropriate category and is good for use in learning. While the results of data analysis from students public speaking practice show that the development of this learning video can improve learning outcomes. This can be proven by the results of the T test, with the value t count = 20.696 > t table = 2.032, which means that the value of t count is greater than t table. Thus it can be said that media development learning video presentation material for basic communication subjects can improve the public speaking skills of class X Film Production students at SMKN 12 Surabaya.
Keywords : Development, Vocational School, Learning Videos, Presentations, Public Speaking