Adoption of ChatGPT in Higher Education: Insights from the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology Model
Kecerdasan Buatan (AI) telah muncul sebagai kekuatan
dominan dan transformasional dalam industri, penelitian,
akademisi, dan bisnis. ChatGPT adalah salah satu contoh AI
Generatif dalam pendidikan yang dapat mengubah metode
pengajaran dan meningkatkan soft skill pengguna. Tujuan dari
penelitian ini untuk menguji faktor-faktor dalam UTAUT 2 yang
mendorong adopsi ChatGPT di kalangan mahasiswa di pendidikan
tinggi. Data diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 340
mahasiswa pendidikan tinggi dan kemudian dianalisis
menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menemukan
bahwa ekspektasi kinerja yang dimoderasi usia, ekspektasi upaya
yang dimoderasi gender terbukti memengaruhi niat perilaku
menggunakan ChatGPT pada pembelajaran siswa. Demikian pula,
pengaruh sosial dan kebiasaan. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menambah wawasan penting bagi para pembuat kebijakan di
pendidikan tinggi dalam mengembangkan strategi adopsi teknologi
AI sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan mahasiswa,
mengingat ini merupakan teknologi yang baru diperkenalkan.
Artificial Intelligence (AI) already emerged as a dominant and
transformational strength in industry, research, academia, and
business. ChatGPT is one example of Generative AI in education
that can transform teaching methods and improve users soft skills.
The objective of this research to examine the factors in UTAUT 2 that
drive ChatGPT adoption among students in higher education. Data
were obtained from questionnaires distributed to 340 higher
education students and then analysed using the PLS-SEM method.
The results found that age-moderated performance expectations,
gender-moderated effort expectations were shown to influence the
behavioural intention of using ChatGPT on student learning.
Likewise, social influence and habit. The results of this study are
expected to add important insights for policy makers in higher
education in developing AI technology adoption strategies in
accordance with the development and needs of students, given that
this is a newly introduced technology