Pengaruh Kecemasan Sosial Terhadap Keterbukaan Diri Positif pada Pengguna Akun Kedua Instagram
The Influence of Social Anxiety on Positive Self-Disclosure among Second-Account Instagram Users
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kecemasan sosial terhadap keterbukaan diri positif pada pengguna akun kedua Instagram. Latar belakangnya adalah meningkatnya penggunaan akun kedua sebagai ruang ekspresi privat di media sosial. Metode yang digunakan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Subjek sebanyak 474 partisipan usia 18–24 tahun, pengguna aktif akun kedua Instagram. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan instrumen SAS-SMU dan RSDS positif. Analisis regresi menunjukkan tidak terdapat pengaruh kecemasan sosial terhadap keterbukaan diri positif (p > 0,05; R² = 0,001). Temuan ini mengindikasikan faktor lain seperti kepercayaan dan kenyamanan interaksi lebih berperan. Disarankan penelitian selanjutnya mengeksplorasi variabel lain dalam konteks media sosial privat.
Kata Kunci: Kecemasan sosial, keterbukaan diri positif, akun kedua Instagram, media sosial, psikologi positif
This study examines the effect of social anxiety on positive self-disclosure among secondary Instagram account users. The background is the growing use of secondary accounts as private spaces for expression on social media. A quantitative correlational method with a cross-sectional design was used. The sample consisted of 474 active secondary Instagram users aged 18–24. Data were collected via online questionnaires using the SAS-SMU and positive RSDS instruments. Regression analysis showed no significant effect of social anxiety on positive self-disclosure (p > 0.05; R² = 0.001). Findings suggest other factors such as trust and interaction comfort play a larger role. Further research is recommended to explore other variables in private social media contexts.
Keywords: Social anxiety, positive self-disclosure, secondary Instagram account, social media, positive psychology