PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI UNTUK MENGENALKAN MOTIF BATIK KHAS KABUPATEN NGANJUK DI SMKN 13 SURABAYA
ILLUSTRATION BOOK DESIGN TO INTRODUCE THE TYPICAL BATIK PATTERNS OF NGANJUK DISTRICT AT SMKN 13 SURABAYA
Di Kabupaten Nganjuk terdapat berbagai macam motif ragam hias diantaranya motif Brambang, motif Wayang Timplong, dan motif Anjuk Ladang. Oleh sebab itu peneliti ingin mengenalkan motif batik khas Nganjuk tersebut kepada masyarakat, salah satunya dengan mengenalkan kepada siswa Sekolah Menengah yang berada di luar daerah Kabupaten Nganjuk.
Tujuan Penelitian untuk mendeskripsikan proses perancangan buku ilustrasi untuk mengenalkan motif batik khas Kabupaten Nganjuk di SMKN 13 Surabaya serta menjelaskan penerapannya.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) oleh Borg and Gall. penggunaan teori Borg and Gall dalam buku Sugiono tahun 2016 ini dimulai dari (1) Potensi dan masalah yang peneliti jumpai di SMKN 13 Surabaya yakni siswa kelas XI hanya mengetahui motif ragam hias yang sudah terkenal saja seperti Motif Parang, Kawung, Mega Mendung. (2) Pengumpulan Data terkait yang relevan, data diperoleh dari wawancara bersama pemilik rumah batik Wana Keling di Kabupaten Nganjuk, studi literatur dan juga beberapa artikel pada Website yang terkait. (3) Data Produksi, seluruh data diringkas sebagai bahan pembuatan buku ilustrasi (4) Pembuatan Desain Pengembangan dimulai dari pembuatan sketsa dilanjutkan dengan menggambar ilustrasi secara Digital pada aplikasi Clip Studio Paint dan Adobe Illustrator. (5) Validasi Desain dibagi kedalam dua validasi, pertama validasi materi yang divalidasi oleh Dosen Seni rupa dan Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Surabaya. Perancangan ini mendapatkan total skor 100% validasi dari validator ahli materi, menurut validator desain perancangan ini mendapatkan skor 70%. Dari dua validasi tersebut, buku ilustrasi pengenalan motif batik khas Kabupaten Nganjuk layak diterbitkan (6) Revisi Desain dilakukan setelah mendapat masukan yang diberikan oleh dua validator ahli. (7) Produk Pengembangan, setelah buku mendapat validasi baik buku ilustrasi masuk kedalam tahap cetak. (8) Uji Coba Produk, Buku ilustrasi yang telah dicetak memasuki tahap akhir yakni tahap uji coba pada peserta didik kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual SMKN 13 Surabaya dengan cara menjelaskan garis besar isi dari buku ilustrasi, peserta didik membaca buku ilustrasi, dilanjutkan dengan menggambar motif batik khas Kabupaten Nganjuk, kemudian mengisi angket efisiensi buku ilustrasi.
Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil peserta didik lebih mudah menerima materi pembelajaran dengan menggunakan buku ilustrasi tentang Kabupaten Nganjuk serta mengenal motif batik khas Kabupaten Nganjuk, khususnya pada motif batik Prasasti Anjuk Ladang, Brambang, dan Wayang Timplong. Persentase keberhasilan peserta didik beserta karya yang sangat baik yakni sebesar 53% atau sebanyak 18 dari 34 peserta didik, 47% atau sebanyak 16 peserta didik memperoleh hasil yang cukup, dan tidak ada peserta didik yang mendapat hasil yang kurang.
Kata Kunci : Gambar, Ilustrasi, Motif, Batik, Nganjuk.
In Nganjuk Regency, there are various decorative patterns including Brambang, Wayang Timplong, and Anjuk Ladang motifs. Therefore, the researcher aims to introduce these distinctive Nganjuk batik patterns to the public, including high school students located outside Nganjuk Regency.
The research objective is to describe the process of designing an illustration book to introduce Nganjuk Regency's batik patterns at SMKN 13 Surabaya and explain its implementation. This study utilizes the Research and Development (R&D) method by Borg and Gall. The application of Borg and Gall's theory in Sugiono's 2016 book begins with (1) identifying the potential and problems encountered at SMKN 13 Surabaya, where eleventh-grade students are only familiar with well-known decorative patterns such as Parang, Kawung, and Mega Mendung. (2) Relevant data collection, obtained through interviews with the owner of Wana Keling batik house in Nganjuk Regency, literature review, and articles on relevant websites. (3) Production data, summarized for the creation of the illustration book. (4) Development design, starting with sketching and followed by digital illustration using Clip Studio Paint and Adobe Illustrator. (5) Design validation, divided into two validations: material validation by Fine Arts and Visual Communication Design lecturers from Universitas Negeri Surabaya. The material validation received a 100% score, while the design validation scored 70%. Based on these validations, the illustration book introducing Nganjuk Regency's batik motifs is deemed publishable. (6) Design revision, incorporating feedback from the two expert validators. (7) Development product, after validation, the illustration book proceeds to the printing stage. (8) Product testing, involving eleventh-grade Visual Communication Design students at SMKN 13 Surabaya. The students read the book, draw Nganjuk's batik motifs, and provide feedback on the efficiency of the illustration book through a questionnaire.
The research findings indicate that students find it easier to grasp the learning material using the illustration book about Nganjuk Regency and become acquainted with the distinctive batik motifs, particularly Prasasti Anjuk Ladang, Brambang, and Wayang Timplong. The success rate among students is 53%, with 18 out of 34 students achieving excellent results, 47% with 16 students obtaining satisfactory results, and no students receiving poor results.
Keywords: Drawing, Illustration, Motif, Batik, Nganjuk.