Selain sebagai materi prasyarat, materi SPLDV penting
dikuasai oleh peserta didik karena akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun hasil belajar yang rendah menunjukkan peserta didik mengalami kesulitan
dalam menyelesaikan SPLDV dengan metode grafik. Untuk membantu kesulitan
peserta didik, perlu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran yang sesuai
dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
proses pengembangan serta kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan perangkat
pembelajaran berbasis RME pada materi penyelesaian SPLDV dengan metode grafik.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis,
Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Perangkat
pembelajaran yang dikembangkan berupa modul ajar, LKPD, dan asesmen THB
menggunakan acuan iceberg yang terdiri dari empat level. Level pada iceberg
penyelesaian SPLDV dengan metode grafik meliputi level situational menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan konteks perubahan kecepatan, level model of menentukan
setiap kecepatan dan waktu tempuh, model for menentukan waktu dan
kecepatan kendaraan lain menyusul, dan
level formal menyimpulkan jenis-jenis penyelesaian dari grafik. Validasi
dilakukan oleh tiga validator dan diujicobakan kepada 30 peserta didik kelas VIII di SMPN 15 Surabaya. Hasil penelitian
menunjukkan perangkat pembelajaran dinyatakan sangat valid dengan skor
rata-rata validitas modul ajar 4,54 dengan skor tertinggi pada aspek relevan
dan kontekstual, LKPD dan asesmen THB 4,51 dengan aspek tertinggi secara
berturut-turut adalah aspek isi dan aspek format dan waktu. Perangkat
pembelajaran dinyatakan praktis dengan rata-rata skor keterlaksanaan
pembelajaran 4,3 dengan skor tertinggi pada aspek kegiatan pembuka. Aktivitas peserta
didik selama dua pertemuan dinyatakan aktif dengan persentase keaktifan 91,77%
dan 94,12%. Perangkat pembelajaran dinyatakan efektif dengan respon peserta
didik dinyatakan positif dengan persentase 83,14% menjawab “Iya”. Rata-rata
skor N-Gain 0,48% yaitu telah mencapai kriteria sedang. Dengan demikian,
pengembangan perangkat pembelajaran dinyatakan valid, praktis, dan efektif dan
dapat digunakan dalam pembelajaran matematika serta dapat membantu peserta
didik dalam menyelesaikan masalah SPLDV dengan metode grafik.