Penalaran Spasial Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Ditinjau dari Perbedaan Gaya Kognitif
Spatial Reasoning of Junior High School Students in Solving Spatial Problems as Viewed from Differences in Cognitive Styles
Penalaran spasial merupakan aspek krusial dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam konteks penyelesaian masalah geometri yang menuntut kemampuan visualisasi dan manipulasi objek dalam ruang secara mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran spasial siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui penyelesaian tugas geometri berbasis bangun ruang serta wawancara mendalam terhadap dua subjek yang dipilih berdasarkan gaya kognitifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan gaya kognitif field independent mampu membentuk representasi visual secara menyeluruh, menyusun langkah penyelesaian secara sistematis, dan menunjukkan fleksibilitas dalam memposisikan objek dari berbagai sudut pandang. Namun, kemampuan dalam melakukan rotasi mental dan mengevaluasi alternatif penyelesaian masih belum optimal. Sementara itu, subjek dengan gaya kognitif field dependent menunjukkan pemahaman awal terhadap struktur objek dan mampu menyusun strategi penyelesaian secara umum, namun mengalami kesulitan dalam manipulasi spasial, menjaga proporsi antar bagian objek, serta dalam melakukan refleksi kritis terhadap hasil visualisasi dan solusi. Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya kognitif berkontribusi signifikan terhadap cara siswa melakukan penalaran spasial dalam menyelesaikan masalah geometri.
Spatial reasoning is a crucial component in mathematics education, particularly in solving geometry problems that require visualization and mental manipulation of objects in space. This study aims to describe the spatial reasoning of junior high school students based on their cognitive styles, namely field independent (FI) and field dependent (FD). The study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through students’ solutions to geometry tasks involving three-dimensional shapes and in-depth interviews with two selected subjects representing each cognitive style. The findings indicate that the field independent subject demonstrated a comprehensive visual representation of geometric objects, formulated problem-solving steps systematically, and exhibited flexibility in positioning objects from various perspectives. However, their ability to mentally rotate objects and evaluate alternative strategies remained underdeveloped. On the other hand, the field dependent subject showed an initial understanding of object structure and was able to construct general problem-solving strategies but struggled with spatial manipulation, maintaining proportions between parts, and engaging in critical reflection of visual representations and solutions. These findings suggest that cognitive style significantly influences students’ spatial reasoning in solving geometry problems.