STRUKTUR TRADISI UNDHUH – UNDHUH DI GEREJA KRISTEN JAWI WETAN MOJOWARNO JOMBANG
THE STRUCTURE OF UNDHUH-UNDHUH TRADITION IN THE WETAN JAWI CHRISTIAN CHURH MOJOWARNO JOMBANG
Tradisi Undhuh-Undhuh ini adalah perayaan tahunan yang dilakukan oleh umat Kristen lebih tepatnya di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang berada di desa Mojowarno Jombang. Tradisi tersebut melambangkan rasa ucapan syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil bumi berupa buah-buahan, sayur-sayuran, peternakan hewan, dan lain-lain. Perayaan tersebut ada dan berkembang menjadi sebuah tradisi pada tahun 1930 dan pada tahun 2025 tradisi ini berusia 95 tahun. Namun demikian, kenyataannya tradisi Undhuh-undhuh masih belum dikenal secara luas terutama di luar wilayah Kabupaten Jombang. Banyak masyarakat di daerah lain bahkan di dalam provinsi Jawa Timur sendiri belum mengetahui keberadaan dan makna mendalam dari tradisi Undhuh-undhuh. penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis secara mendalam bagaimana tradisi ini dijalankan tetapi juga untuk mengenalkan dan mempromosikan tradisi Undhuh-undhuh kepada masyarakat luas khususnya di luar Kabupaten Jombang. Permasalahan tersebut akan dirumuskan sebagai berikut: 1) Bagaimana latar belakang tradisi Undhuh-undhuh, 2) Bagaimana struktur pelaksanaan tradisi Undhuh-undhuh. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Menganalisis latar belakang dan struktur pelaksanaan tradisi Undhuh-undhuh di Gereja Kristen Jawi Wetan Mojowarno.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh berupa tulisan dari hasil wawancara dan observasi. Teknik pengumpulan data berupa: observasi, wawancara, foto, video, dan rekaman audio. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian latar belakang tradisi Undhuh-undhuh di GKJW Mojowarno berakar pada kehidupan masyarakat Kristen agraris, dimana Sebagian besar anggotanya bekerja sebagai petani, merupakan bentuk akulturasi antara tradisi panen raya masyarakat Jawa dengan ajaran Kristen yang mencerminkan integrasi antara budaya lokal dan spiritualitas Kristen dalam kehidupan jemaat GKJW Mojowarno. Hasil penelitian struktur tradisi Undhuh-undhuh di GKJW Mojowarno tersusun atas tahapan prosesi yang sarat nilai sosial, religius, dan budaya, serta melibatkan partisipasi lintas agama, mulai dari persiapan yaitu pembentukan panitia, pembuatan bangunan, kebétan, keleman, jalan sehat, nyekar makam leluhur, cawisan, dan pelaksanaan yaitu Undhuh-undhuh anak-anak, gebyar malam seni dan budaya, arak-arakan, ibadah Undhuh-undhuh, lelangan, wayang kulit. Kegiatan tersebut tercerminkan solidaritas gotong royong, memperkuat kerukunan, hiburan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kata kunci: Struktur, Latar Belakang, Undhuh-undhuh, Tradisi
The Undhuh-Undhuh tradition is an annual celebration carried out by Christians more precisely at the Jawi Wetan Christian Church (GKJW) in the village of Mojowarno Jombang. The tradition symbolizes the community's gratitude to God for the crops in the form of fruits, vegetables, animal husbandry, and others. The celebration existed and developed into a tradition in 1930 and in 2025 this tradition is 95 years old. However, in reality the Undhuh-undhuh tradition is still not widely known, especially outside the Jombang Regency area. This research not only aims to document and analyze in depth how this tradition is carried out but also to introduce and promote the Undhuh-undhuh tradition to the wider community, especially outside Jombang Regency. The problems will be formulated as follows: 1) What is the background of Undhuh-undhuh tradition, 2) How is the structure of Undhuh-undhuh tradition implementation. The purpose of this study is to analyze the background and structure of the implementation of the Undhuh-undhuh tradition at the Jawi Wetan Mojowarno Christian Church.
This research uses descriptive qualitative research methods. Sources of data obtained in the form of writing from the results of interviews and observations. Data collection techniques are: observation, interviews, photos, videos, and audio recordings. Data analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity using source triangulation and technique triangulation. The results of the research on the background of the Undhuh-undhuh tradition at GKJW Mojowarno are rooted in the life of an agrarian Christian society, where most of its members work as farmers, a form of acculturation between the Javanese harvest tradition and Christian teachings that reflect the integration of local culture and Christian spirituality in the life of the GKJW Mojowarno congregation. The structure of the Undhuh-undhuh tradition at GKJW Mojowarno is composed of stages of a procession full of social, religious and cultural values, and involves interfaith participation, starting from preparation, namely the formation of committees, building construction, kebétan, keleman, healthy walking, nyekar ancestral graves, cawisan, and implementation, namely children's Undhuh-undhuh, an evening of arts and culture, processions, Undhuh-undhuh worship, lelangan, wayang kulit. These activities reflect the solidarity of mutual cooperation, strengthening harmony, entertainment, and community economic empowerment.
Keywords: Structure, Background, Undhuh-undhuh, Tradition