BENTUK DA GAYA TARI KOPYAH KARYA HAYI DI DESA GROBOGAN KECAMATAN KEDUNGJAJANG KABUPATEN LUMAJANG
form and style of the kopyah dance by Hayi in Grobogan Village, Kedungjajang District, Lumajang Regency
BENTUK DAN GAYA TAI KOPYAH KARYA HAYI DI DESA GROBOGAN KECAMATAN KEDUNGJAJANG KABUPATEN LUMAJANG
Nama Penulis
: Rike Dwi Pitaloka
Judul
: Bentuk dan Gaya Tari Kopyah Karya Hayi di Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajanag Kabupaten Lumajang
Bentuk Tugas Akhir
: Skripsi
Nama Kota
: Surabaya
Fakultas
: Bahasa dan Seni
Tahun
: 2026
Tari Kopyah merupakan tarian pembuka dalam pertunjukan Jaran Kencak yang berkembang sejak tahun 1971 di Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, hasil kreativitas Bapak Hayi. Tarian ini lahir dari improvisasi gerak kepala mengangguk-angguk yang terinspirasi dari sosok pawang kuda, dengan properti utama berupa kopyah sebagai simbol kewibawaan laki-laki dan berfungsi sebagai tari persembahan sekaligus tari hiburan yang menggambarkan lima orang pria. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk serta gaya Tari Kopyah karya Hayi di Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, mengingat belum adanya dokumentasi tertulis mengenai tarian tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian Bapak Hayi selaku pencipta tari serta penari dan pelaku seni terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Tari Kopyah tersusun secara hierarkis mulai dari unsur gerak, motif, hingga rangkaian kalimat gerak yang membentuk satu kesatuan utuh, meliputi bagian pembuka, inti, dan penutup, serta didukung elemen desain lantai, desain atas, musik iringan, tata rias, kostum, dan properti tari. Tema tari menggambarkan sosok laki-laki penghibur yang energik, ceria, dan kompak melalui gerak yang dinamis dan ekspresif. Adapun gaya Tari Kopyah dibentuk oleh dua aspek, yaitu gaya internal yang tampak pada pola dan teknik gerak sederhana hasil kreativitas Bapak Hayi, serta gaya eksternal yang tercermin pada tata rias dan busana bercorak Madura. Tari Kopyah tergolong gaya emblem karena menjadi identitas khas kesenian Jaran Kencak di Kabupaten Lumajang, sehingga hasil penelitian ini diharapkan menjadi dokumentasi bagi upaya pelestariannya.
Kata Kunci: Bentuk Tari, Gaya Tari, Tari Kopyah
FORM AND STYLE OF THE KOPYAH DANCE CREATED BY HAYI IN GROBOGAN VILLAGE, KEDUNGJAJANG DISTRICT, LUMAJANG REGENCY
Author
Title
:from and style of the kopyah
Dance created by Hayi in
Grobogan village Kedungajajang District
Lumajang Country .
Type of Final Project
: Undergraduate Thesis
City
Faculty
: Language and Art
Year
The Kopyah Dance serves as the opening act in the Jaran Kencak performancean art form that has developed since 1971 in Grobogan Village, Kedungjajang District, Lumajang Regencyand is the creative work of Mr. Hayi. The dance originated from improvisational head-nodding movements inspired by the figure of a horse handler; its defining feature is the kopyah (traditional cap), which symbolizes masculine authority. It functions as both a formal dance performance and a form of entertainment, featuring five male dancers. This study aims to describe and analyze the form and style of the Kopyah Dance created by Hayi in Grobogan Village, Kedungjajang District, Lumajang Regency, given the absence of existing written documentation regarding the dance.
This research employs a qualitative descriptive approach, with the study subjects being Mr. Hayi (the dance's creator), the dancers, and related performing artists. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data validity was ensured through source triangulation and method triangulation.
The research results indicate that the form of the Kopyah Dance is structured hierarchically ranging from movement elements and motifs to sequences of movement phrasesforming a cohesive whole. It comprises opening, core, and closing sections, supported by elements such as floor patterns, aerial designs, musical accompaniment, makeup, costumes, and dance props. The dance's theme portrays male entertainers who are energetic, cheerful, and synchronized, conveyed through dynamic and expressive movements. The style of the Kopyah Dance is shaped by two aspects: an internal style evident in the simple movement patterns and techniques born of Mr. Hayi’s creativity and an external style, reflected in the makeup and Madura-patterned costumes. The Kopyah Dance is classified as an emblematic style, serving as a distinctive identity for the Jaran Kencak art form in Lumajang Regency; consequently, this research is expected to serve as documentation to support efforts for its preservation.
Keywords: Dance form, dance style, Kopyah Dance