Pengetahuan Teknologis, Pedagogis, dan Konten Mahasiswa Calon Guru Matematika Berdasarkan Perbedaan Gender
Technological, Pedagogical, and Content Knowledge of Pre-Service Mathematics Teachers Based on Gender Differences
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan teknologis, pedagogis, dan konten (TPACK) mahasiswa calon guru matematika berdasarkan perbedaan gender. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan eksploratif-deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua mahasiswa PPG Prajabatan, yaitu satu mahasiswa laki-laki dan satu mahasiswa perempuan, yang dipilih berdasarkan hasil tes BSRI serta kesetaraan kemampuan matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pengetahuan konten (CK), pedagogik (PK), dan teknologi (TK), penilaian modul ajar, observasi pelaksanaan pembelajaran, serta wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada indikator-indikator setiap komponen TPACK.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi antara mahasiswa calon guru laki-laki dan perempuan dalam penguasaan konten, pedagogik, teknologi, serta integrasinya dalam pembelajaran. Mahasiswa laki-laki (Subjek-1) menunjukkan penguasaan konten yang belum merata, dengan pencapaian sangat baik pada topik trigonometri dan statistika, namun kurang pada aljabar dan geometri. Dalam aspek pedagogik, ia menunjukkan pemahaman yang sangat baik terhadap karakteristik siswa, namun kurang optimal dalam aspek perencanaan pembelajaran dan pengembangan potensi siswa. Dalam aspek teknologi, Subjek-1 cukup baik dalam penggunaan media dasar seperti laptop, proyektor, dan alat peraga, namun belum banyak memanfaatkan aplikasi digital secara kontekstual dalam pembelajaran.
Sebaliknya, mahasiswa perempuan (Subjek-2) menunjukkan penguasaan konten yang sangat baik pada aljabar, geometri, dan statistika, meskipun masih lemah pada kalkulus dan trigonometri. Dalam aspek pedagogik, Subjek-2 memiliki kemampuan yang baik dalam pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan pengembangan potensi siswa. Ia juga lebih konsisten dan reflektif dalam menyampaikan argumen pedagogisnya, meskipun masih memiliki kekurangan dalam perencanaan pembelajaran. Dalam aspek teknologi, Subjek-2 menampilkan kemampuan yang lebih inovatif dan kontekstual, dengan pemanfaatan aplikasi pembelajaran dan media digital secara efektif baik dalam penyusunan modul ajar maupun dalam praktik pembelajaran matematika.
Secara umum, integrasi pengetahuan TPACK mahasiswa perempuan lebih unggul dibandingkan mahasiswa laki-laki, terutama dalam mengaitkan konten, pedagogik, dan teknologi secara terpadu dalam praktik pembelajaran. Perbedaan gender memengaruhi pendekatan, gaya berpikir, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh masing-masing subjek. Oleh karena itu, program pendidikan guru perlu merancang strategi pengembangan TPACK yang tidak hanya memperkuat penguasaan masing-masing komponen, tetapi juga mempertimbangkan pendekatan yang sensitif terhadap perbedaan gender guna meningkatkan kesiapan calon guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
This study aims to describe the technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK) of pre-service mathematics teachers based on gender differences. The research employed a qualitative case study using an exploratory-descriptive approach. The participants consisted of two students enrolled in the pre-service teacher education program (PPG Prajabatan), one male and one female, selected based on the Bem Sex Role Inventory (BSRI) results and equivalent mathematical ability. Data were collected through content knowledge (CK), pedagogical knowledge (PK), and technological knowledge (TK) tests, lesson plan evaluations, classroom observations, and in-depth interviews. The data were analyzed descriptively based on indicators of each TPACK component.
The findings reveal differences in competencies between the male and female participants regarding their mastery of content, pedagogy, technology, and integration into teaching practices. The male participant (Subject-1) demonstrated uneven content mastery, with very good performance in trigonometry and statistics, but weaker performance in algebra and geometry. In the pedagogical aspect, he exhibited a strong understanding of student characteristics but was less optimal in lesson planning and fostering student potential. In the technological aspect, he was fairly competent in using basic tools such as laptops, projectors, and physical teaching aids but showed limited use of contextual digital applications in teaching.
In contrast, the female participant (Subject-2) demonstrated strong content knowledge in algebra, geometry, and statistics, although she showed weaknesses in calculus and trigonometry. Pedagogically, she showed good ability in implementing instruction, conducting evaluations, and supporting student development. Her pedagogical arguments were more consistent and reflective, though her lesson planning still had room for improvement. In terms of technology, she displayed more innovative and contextual use of digital tools and applications, both in preparing lesson plans and during instructional practices.
Overall, the female participant exhibited a more integrated TPACK performance, especially in harmonizing content, pedagogy, and technology within instructional settings. Gender differences were found to influence teaching approaches, reasoning styles, and technological engagement in the classroom. Therefore, teacher education programs should develop TPACK training strategies that not only strengthen individual components but also address gender-responsive approaches to enhance future teachers’ readiness in facing 21st-century educational challenges.