PERANCANGAN BRAND IDENTITY UMKM JAMU SABAY
DESIGN OF JAMU SABAY UMKM BRAND IDENTITY
Jamu Sabay merupakan salah satu sentra UMKM yang terfokus pada minuman healthy drink yaitu jamu yang berlokasi di Kelurahan Mangundikaran RT: 05 RW: 07, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. UMKM ini merupakan usaha turun-temurun sejak tahun 1985 yang saat ini telah dikelola oleh generasi ke-2 oleh Ibu Wiyani semenjak tahun 2009. Jamu Sabay belum memiliki logo sebagai identitas utama dalam sebuah produk. Jamu Sabay juga belum menerapkan label pada kemasan sebagai salah satu media informasi produk Jamu Sabay. Saat ini Jamu Sabay hendak menjadi salah satu UMKM pemasok M3 Mart yang merupakan toko pusat oleh-oleh khas Kelurahan Mangundikaran, Nganjuk.
Dalam proses perancangan brand identity UMKM Jamu Sabay dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data dari hasil wawancara serta observasi, analisis data menggunakan 5W1H, konsep perancangan, proses perancangan berupa perancangan thumbnail dari hasil brainstorming, tight tissue, desain akhir.
Hasil perancangan brand identity Jamu Sabay berupa logo yang akan diterapkan pada label, stationery set, variasi produk kemasan dan aset display pada saat pameran.
Perancangan brand identity ini membantu dalam membangun citra produk agar lebih mudah diingat dan dikenal oleh masyarakat luas. Perancangan membantu Jamu Sabay agar layak masuk M3 Mart serta meningkatkan penjualan.
Kata Kunci: Perancangan; Brand identity; Logo; UMKM; Jamu
Jamu Sabay is one of the SME centers that focuses on healthy drinks, namely herbal medicine which is located in Mangundikaran Village RT: 05 RW: 07, Nganjuk Regency, East Java. This SME is a hereditary business since 1985 which is currently being managed by the 2nd generation by Mrs. Wiyani since 2009. Jamu Sabay does not yet have a logo as the main identity in a product. Jamu Sabay has also not applied a label to the packaging as one of the information media for Jamu Sabay products. Currently, Jamu Sabay wants to become one of the M3 Mart supplying SME, which is the center for souvenirs typical of the Mangundikaran Village, Nganjuk.
In the process of designing the Jamu Sabay SME brand identity, it was carried out through the stages of problem identification, data collection from interviews and observations, data analysis using 5W1H, design concept, design process in the form of thumbnail designs from brainstorming results, tight tissue, final design.
The results of Jamu Sabay's brand identity design are in the form of a logo that will be applied to labels, stationery sets, various packaging products and display assets at the exhibition.
The design of this brand identity helps in building a product image so that it is easier to remember and be recognized by the wider community. The design helps Jamu Sabay to be eligible to enter M3 Mart and increase sales.
Key Words: Design; Brand identity; Logo; UMKM; Herbal medicine