KAJIAN STRUKTUR LAKONDAN MAKNA SIMBOLIK PADA LAKON CINO MBURU CELENG DALAM PERTUNJUKAN SANDUR MANDURO
Sandur Manduro merupakan pertunjukan teater yang berkembang di masyarakat Desa Manduro. Sandur Manduro bertujuan sebagai pengiring acara ritual desa yaitu Sedekah Bumi, selain itu juga dijadikan sebagai hiburan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini meggunakan pendekatan analisis kualitatif. Bjek dari penelitian yaitu struktur dan simbolik yang terkandung dalam Lakon Cino Mburu Celeng. Pengumpuan data di lakukan dengan wawancara, pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi, serta menggunakan teknk analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa struktur Lakon Cino Mburu Celeng dapat dibagi menjadi Expositions (pengenalan), Complication (komplikasi), Climax (puncak maslaah), Reserval (penurunan masalah), Denoument (penyelesaian masalah. Simbolik pada Lakon Cino Mburu Celeng dibagi menjadi plot, tokoh, dan tema.
Sandur Manduro is a theatrical performance that has developed within the community of Manduro Vilage. Sandur Manduro functions as an accompaniment to village ritual ceremonies, particularly the Sedekah Bumi ritual, and also serves as entertainment for the local community. This study employs a qualitative analytical approach. The objects of the research are the structural and symbolic elements contained in the play Cino Mburu Celeng. Data collection was carried out through interviews, observations, field notes, and documentation, and the data analysis technique involved data reduction, and presentation, and drawing onclusions. The results oof the show that the structure of Cino Mburu Celeng can be divided into Exposition, Complication, Climax, Reserval, and Denouement. The symbolic aspect in the Cino Mburu Celeng play are caegorized into plot, charcters, and theme.