Sejarah Ketokohan Sumiran Dalam Mengembangkan Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Lamongan Pada Tahun 1980-2020
The History of Sumiran's Figure in Developing the Pencak Silat Organization Of Persaudaraan Setia Hati Terate In The Lamongan In 1980-2020
Indonesia adalah negera yang kaya akan budaya, budaya-budaya ini bersumber dari beragamnya masyarakat yang ada di Indonesia. Salah satu budaya yang cukup banyak ditemui di Indonesia adalah pencak silat, keberadaan pencak silat ini juga bahkan diakui sebagai seni bela diri asli Indonesia. Di Indonesia, kesenian bela diri sangat beraneka ragam jenisnya, salah satu seni bela diri yang masih eksis hingga saat ini di Indonesia adalah Setia Hati yang didirikan oleh Ki Ngabehi Surodiwiryo. Pencak silat Setia Hati ini kemudian berkembang menjadi bermacam-macam rumpun, salah satunya adalah Persuadaraan Setia Hati Terate. Dalam pengembangan organisasi pencak silat ini menjadi organisasi yang cukup besar, terdapat tokoh yang cukup berjasa yang berjuang mengembangkan organisasi hingga ke daerah lain. Salah satu tokoh SH TERATE yang berjasa itu adalah Sumiran, ia merupakan tokoh pengembang organisasi SH TERATE sekaligus salah satu perintis organisasi SH TERATE di Lamongan. Penelitian sejarah ketokohan tentang Sumiran ini perlu dilakukan untuk mengetahui kiprah dan usaha Sumiran dalam mempertahankan eksistensi serta pengaruhnya terhadap masyarakat di Lamongan pada umumnya, dan organiasi pada khususnya.
Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap penelitian sejarah yang dimulai dari tahap heuristik atau pengumpulan sumber, dalam proses ini, dilakukan beberapa pengumpulan sumber seperti studi literatur dari buku- buku dan jurnal tentang pengembangan organisasi SH TERATE di Lamongan dari tahun 1980-2020, serta wawancara yang dilakukan kepada narasumber utama yakni Sumiran dan beberapa pengurus serta anggota organisasi SH TERATE Lamongan. Selanjutnya adalah tahap kritik sumber, di tahap ini dilakukan beberapa pemilihan sumber-sumber yang relevan baik secara intern dan ekstern dengan membandingkan hasil wawancara dengan sumber tertulis yang ada. Tahap selanjutnya adalah interpretasi atau penafsiran, dalam tahap ini dilakukan verifikasi dan sinkronisasi dari sumber-sumber yang telah diperoleh dengan bantuan teori eksistensi. Tahap terakhir adalah historiografi, dalam tahap ini dilakukan penulisan sejarah secara kronologis dan analitis berdasarkan pada tema dan judul penelitian yang diambil.
Pembahasan dalam penelitian ini akan memuat tentang (1) bagaimana peran Sumiran dalam mengembangkan organisasi SH TERATE di Lamongan, (2) ketauladanan Sumiran dalam mengembangkan organisasi SH TERATE cabang Lamongan, dan (3) pengaruh Sumiran sebagai tokoh perintis organisasi terhadap anggota dan organisasi SH TERATE cabang Lamongan. Dari hasil pembahasan ini maka diperoleh hasil bahwa Sumiran adalah salah satu tokoh yang berpengaruh terhadap pendirian dan pengembangan organisasi SH TERATE di Lamongan, hal ini diperngaruhi oleh banyaknya simpati dan dukungan yang ia peroleh, serta karena pribadinya yang dapat dijadikan contoh atau panutan seluruh anggota organisasi dan masyarakat sekitarnya.
Kata Kunci: SH TERATE Cabang Lamongan, Sumiran, Peran
Abstract
Indonesia is a rich cultures country, this cultures comes from the diversity of the people in Indonesia. One of the cultures that is quite common in Indonesia is pencak silat, the existence of pencak silat is even recognized as an original Indonesian martial art. In Indonesia, there is so many kind of pencak silat, one of them that still exist is martial art named with Setia Hati that founded by Ki Ngabehi Surodiwirjo. Setia Hati the develops into various clumps, one of them Persaudaraan Setia Hati Terate (SH TERATE). The development of the pencak silat organization into a large enough organization, ther are a fugure who take the struggle to develop the organization to other areas. One of the figures who contributed to spread out SH TERATE was Sumiran, he is a figure who developed SH TERATE and as well as the founder of the first SH TERATE in Lamongan. Research on the history of figures about Sumiran needs to be done to find out Sumiran’s gaits adn efforts in maintaining his exixtance and influence on the community in Lamongan in general, and organization in particular.
This research was carried out through four stages of historical research starting from the heuristic stage or source collection, in this process, several resource collections were carried out such as literature studies from books and journals about the development of the SH TERATE organization in Lamongan from 1980-2020, as well as interviews conducted with the main speakers, namely Sumiran and several administrators and members of the Lamongan SH TERATE organization. Next is the stage of source criticism, at this stage several selections of relevant sources are carried out both internally and externally by comparing the interview results with existing written sources. The next stage is interpretation or interpretation, in this stage is carried out verification and synchronization of the sources that have been obtained with the help of the theory of existence. The last stage is historiography, in this stage, chronological and analytical writing of history is carried out based on the theme and title of the research taken.
The discussion in this study will contain (1) how Sumiran's role in developing the SH TERATE organization in Lamongan, (2) Sumiran's obedience in developing the Lamongan branch of the SH TERATE organization, and (3) Sumiran's influence as a pioneering figure of the organization on the members and organizations of the Lamongan branch of the SH TERATE. From the results of this discussion, it was obtained that Sumiran was one of the figures who influenced the establishment and development of the SH TERATE organization in Lamongan, this was influenced by the many sympathies and support he received, as well as because of his personality which could be used as an example or role model for all members of the organization and the surrounding community.
Keywords: SH TERATE Lamongan Branch, Sumiran, Role