DEVELOPMENT OF AN INTERACTIVE LEARNING VIDEO TO ENHANCE CRITICAL THINKING SKILLS IN TRADITIONAL THUK-THUK MUSIC MATERIAL AT THE MIDDLE SCHOOL LEVEL
Kurangnya media video pembelajaran yang kontekstual dan berbasis budaya lokal dalam pembelajaran Seni Budaya di tingkat SMP menjadi permasalahan yang berdampak pada rendahnya keterlibatan peserta didik dan kemampuan berpikir kritis. Video pembelajaran yang cenderung monoton menjadi media yang kurang interaktif. Musik tradisional Thuk-thuk, sebagai bagian dari kekayaan budaya Bangkalan, belum banyak diangkat dalam media pembelajaran di sekolah-sekoalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran interaktif pada materi musik tradisional Thuk-thuk guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP melalui mata pelajaran seni budaya.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan dengan subjek peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli (materi dan media), tes berpikir kritis, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, soal tes berpikir kritis, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, termasuk uji N-Gain dan uji-t untuk melihat efektivitas produk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinilai sangat valid oleh ahli materi dan media. Uji keefektifan menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan nilai N-Gain sebesar 0,54 (kategori sedang) dan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,001 (p < 0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa video pembelajaran interaktif berbasis musik Thuk-thuk efektif digunakan dalam pembelajaran Seni Budaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Saran yang diberikan adalah agar guru dapat memanfaatkan media ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran berbasis budaya lokal, serta mengintegrasikan pendekatan interaktif dalam pembelajaran seni budaya di SMP.
The limited availability of contextual and culturally based learning video media in Arts and Culture learning at the junior high school level is a problem that impacts low student engagement and critical thinking skills. Learning videos that tend to be monotonous become less interactive media. Traditional Thuk-thuk music, as part of Bangkalan's cultural richness, has not been widely promoted in learning media in schools. Therefore, this study aims to develop interactive learning videos on traditional Thuk-thuk music material to improve the critical thinking skills of junior high school students through arts and culture subjects.
This research employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The study was conducted at UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan, involving Grade VIII students as participants. Data collection methods included observation, interviews, expert validation questionnaires (for both content and media), critical thinking tests, and documentation. Research instruments consisted of validation sheets, test items on critical thinking, and interview protocols. The data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques, including N-Gain and t-tests to assess the effectiveness of the developed product.
The findings indicate that the interactive learning video is highly valid according to evaluations from content and media experts. Effectiveness testing showed an improvement in students critical thinking skills, with an N-Gain score of 0.54 (moderate category) and a t-test significance value of 0.001 (p < 0.05). The study concludes that the interactive learning video based on Thuk-thuk music is effective for use in Arts and Culture education to enhance students critical thinking. It is recommended that teachers adopt this medium as an innovative, culturally relevant learning tool and incorporate interactive strategies in Arts and Culture instruction at the junior high school level.
Keywords: Interactive Learning Videos, Thuk-thuk Music, Critical Thinking, ADDIE