UNESCO’S CORE VALUES IN THE TEACHING OF LITERATURE: A CASE STUDY AT A MUHAMMADIYAH UNIVERSITY IN EAST JAVA INDONESIA
Masulah. 2022. NIM. 157956005. Core Values In The Teaching of Literature: A Case Study at a Muhammadiyah University In East Java Indonesia. Program Pendidikan Bahasa dan Sastra, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Promotor: Prof. Dr. Fabiola Dharmawanti Kurnia, M.Pd dan ko-Promotor Dr. Ali Mustofa, M.Pd
Kata Kunci:
Nilai inti, pengajaran sastra, analisis sastra, pengalaman kelas, Pemilihan materi
Penelitian ini menyelidiki bagaimana delapan nilai inti UNESCO dapat terungkap dalam pengajaran sastra, dilatarbelakangi oleh amanah konstitusional UUD 1945 dan RUU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, yang berakar pada nilai-nilai agama serta mengutamakan harkat dan martabat manusia. Penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh praktik pengajaran sastra yang terjadi selama ini yang secara umum kurang menekankan persoalan nilai. Dengan latar belakang – latar belakang seperti ini, penelitian ini berfokus pada pandangan dosen dan mahasiswa sastra di sebuah Universitas Muhammadiyah di Jawa Timur (MUEJ) tentang nilai-nilai inti UNESCO dan penggabungannya dalam pengajaran sastra. Tujuan penggalian pandangan mahasiswa dan dosen tentang pengintegrasian nilai-nilai inti UNESCO adalah untuk meletakkan landasan bagi fokus penelitian berikutnya, yakni : Munculnya nilai-nilai inti UNESCO dalam pengajaran sastra melalui analisis karya sastra, pengalaman kelas, dan pemilihan materi. Kajian teoretis dalam penelitian ini memberikan gambaran tentang konsep nilai nilai inti, nilai nilai inti sebagai satu unsur budaya, rumusan nilai, pengajaran sastra, dan penggabungan nilai nilai inti dalam pengajaran sastra.
Permasalahan penelitian dibahas dengan menggunakan berbagai sumber data yakni: tugas tugas mahasiswa, angket, wawancara, diskusi, dan observasi yang diberikan kepada 3 dosen dan 31 mahasiswa serta dua kelompok mahasiswa yang masing masing terdiri dari 4 mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa baik dosen dan mahasiswa sangat mementingkan nilai-nilai utama dalam pengajaran sastra, serta lebih menekankan pada nilai-nilai agama dibandinngkan dengan nilai-nilai inti lainnya. Namun, para dosen mempunyai pandangan yang berbeda tentang metode pengintegrasian nilai nilai utama dalam.pengajaran sastra: apakah melalui “klarifikasi nilai", "transmisi nilai" atau "nilai-nilai dalam kurikulum". Penelitian ini juga menunjukkan bahwa delapan nilai-nilai inti yang dirumuskan oleh UNESCO muncul sepenuhnya atau sebagian melalui analisis sastra, pengalaman kelas, dan pemilihan materi karya sastra.
Penelitian ini diharapkan memberikan dampak pada penguatan praktek pengajaran sastra yang berorientasi pada nilai nilai utama di Jurusan Bahasa Inggris yang mempunyai orientasi : (a) Meningkatkan kesadaran bahwa nilai-nilai melekat dalam pengajaran sastra; (b) Praktek baik bagaimana mengidentifikasi nilai-nilai utama melalui analisis karya sastra, pengalaman kelas dan pemilihan materi sastra.
Masulah. 2022. NIM. 157956005. UNESCO’s Core Values In The Teaching of Literature: A Case Study at a Muhammadiyah University In East Java Indonesia. The Program of Language and Literature Education, Postgraduate Program, Surabaya State University (UNESA). Promoter: Prof. Dr.Fabiola Dharmawanti Kurnia, M.Pd and co-Promoter Dr. Ali Mustofa, M.Pd
Keywords:
Core values, teaching literature, literary analysis, classroom experience, selected material
This research investigates how UNESCO's eight core values are revealed in the teaching of literature, and is motivated by the constitutional mandate of the 1945 Constitution and the National Education System Bill No. 20 of 2003 which is rooted in religious values and prioritizes human dignity. This research is also motivated by the current practice of teaching literature which in general does not emphasize the issue of values. Against these backdrops, this research focuses on the views of lecturers and students of literature at a Muhammadiyah University in East Java (MUEJ) on UNESCO’s core values and their incorporation into teaching literature. The aim of exploring the views of students and lecturers on integrating UNESCO's core values is to lay the foundation for the succeeding research problem, namely: The emergence of UNESCO's core values in teaching literature through the analysis of literary works, classroom experiences, and selected materials. The theoretical study in this study provides an overview of the concept of core values, core values as an element of culture, value formulation, teaching literature, and the inclusion of core values in teaching literature.
The research problems are discussed using various data sources, namely: student assignments, questionnaires, interviews, discussions, and observations given to 3 lecturers and 31 students as well as two groups of students, each consisting of 4 students. The research findings show that both lecturers and students put great importance to core values in teaching literature, and place more emphasis on religious values than other core values. However, lecturers have different views on the method of integrating core values into teaching literature: whether through “values clarification”, “values transmission” or “values across the curriculum.” This research also shows that the eight core values formulated by UNESCO emerge wholly or partly through literary analysis, classroom experiences, and the selection of literary material.
This research leads to strengthening the practice of core values-oriented literature teaching in the English Department which emphasizes these central ideas: (a) Increasing awareness that values are inherent in teaching literature; (b) Best practice on how to identify core values through the analysis of literary works, class experiences and selection of literary materials.