THE RATIONALITY OF BANGKALAN SOCIETY IN USING HAJJ ARRUM AS BPIH PAYMENT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan rasional masyarakat Bangkalan dalam mempertimbangkan manfaat dan resiko sebelum mengambil keputusan menggunakan pinjaman arrum haji sebagai pembayaran BPIH. Pinjaman arrum haji sebagai salah satu alternatif masyarakat Bangkalan untuk mendapatkan kuota antrian ibadah haji ditengah keterbatasan dana untuk pembayaran BPIH. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional oleh James S. Coleman. Hasil dari penelitian ini membahas mengenai pertimbangan masyarakat Bangkalan dalam mengambil keputusan menggunakan pinjaman arrum haji. Ketertarikan masyarakat Bangkalan terhadap pinjaman arrum haji dikarenakan tawaran yang diberikan dianggap efisien dan memiliki peluang untuk mempermudah mencapai keinginannya menunaikan ibadah haji. Masyarakat Bangkalan menunjukkan tindakan yang rasional dengan melakukan pertimbangan rasional sebelum memutuskan menggunakan pinjaman arrum haji. Pertimbangan rasional dilakukan melalui pertimbangan sumber daya yang dimiliki seperti sumber daya ekonomi, sumber daya sosial, dan sumber daya manusia. Pertimbangan rasional dilakukan untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan resiko yang memungkinkan terjadi. Untuk mengurangi resiko finansial dalam jangka panjang masyarakat Bangkalan menjadikan angsuran pinjaman arrum haji sebagai pengeluaran prioritas dengan melakukan pembayaran angsuran sebelum jatuh tempo pembayaran. Keputusan menggunakan pinjaman arrum haji dianggap lebih menguntungkan daripada melakukan pendaftaran secara tunai karena di sisi lain subjek dapat mencapai tujuan lainnya tanpa harus menunda keinginannya untuk melakukan pendaftaran haji.
Kata kunci: Rasionalitas, Masyarakat Bangkalan, Arrum Haji.
This research aims to analyze the rational choices of the Bangkalan community in considering the benefits and risks before making a decision to use arrum hajj loans as BPIH payments. Arrum hajj loans are one of the alternatives for the Bangkalan community to get a quota for the hajj pilgrimage queue amidst limited funds for BPIH payments. The research method used is qualitative with data collection methods through in-depth interviews and documentation. The data analysis of this study uses the rational choice theory by James S. Coleman. The results of this study discuss the considerations of the Bangkalan community in making decisions to use arrum hajj loans. The interest of the Bangkalan community in arrum hajj loans is because the offer given is considered efficient and has the opportunity to facilitate achieving their desire to perform the hajj pilgrimage. The Bangkalan community shows rational actions by making rational considerations before deciding to use arrum hajj loans. Rational considerations are made through consideration of available resources such as economic resources, social resources, and human resources. Rational considerations are made to maximize benefits and minimize possible risks. To reduce long-term financial risk, the Bangkalan community makes the installment of the arrum hajj loan a priority expense by making installment payments before the payment due date. The decision to use the arrum hajj loan is considered more profitable than registering in cash because on the other hand the subject can achieve other goals without having to postpone his desire to register for the hajj.
Keywords: Rationality, Bangkalan Community, Arrum Hajj