EFEKTIFITAS LATIHAN PERNAPASAN DALAM MENGURANGI KECEMASAN KOMPETITIF PADA ATLET SEPATU RODA
EFFECTIVENESS OF BREATHING EXERCISE IN REDUCING COMPETITIVE ANXIETY AMONG ROLLER SKATING ATHLETES
Kecemasan kompetitif dapat mengganggu kinerja atlet, terutama dalam acara bertekanan tinggi seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Penelitian tentang regulasi kecemasan berbasis pernapasan untuk atlet roller skating masih terbatas, meskipun olahraga ini memiliki tuntutan psikofisiologis yang tinggi. Studi ini menganalisis perubahan pada Kecemasan Kognitif, Kecemasan Somatik, dan Keyakinan Diri sebelum dan setelah intervensi latihan pernapasan pada atlet roller skating. Desain satu kelompok pra-tes pasca-tes digunakan karena keterbatasan peserta dan kondisi kompetisi yang tidak memungkinkan pembagian kelompok. Tujuh atlet (4 laki-laki, 3 perempuan), berusia 17–21 tahun, dari kontingen Jawa Timur, dipilih menggunakan sampling purposif. Kecemasan kompetitif diukur menggunakan CSAI-2R (α = 0.89), yang mencakup Kecemasan Kognitif, Kecemasan Somatik, dan Keyakinan Diri.Intervensi terdiri dari rutinitas pernapasan diafragma 4-4-4 yang dilakukan selama 10–15 menit. Data dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan (α = 0.05). Hasil menunjukkan penurunan yang signifikan pada Kecemasan Kognitif (t = 2.97; p = 0.025; d =1.12; penurunan rata-rata = 1,43 poin / 13,0%) dan Kecemasan Somatik (t = 3,04; p = 0,023; d = 1,15; penurunan rata-rata = 2,72 poin / 19,0%), menunjukkan ukuran efek yang besar. Sebaliknya, Keyakinan Diri tidak menunjukkan perubahan (t = 0,00; p = 1,00; d = 0,00), mengonfirmasi bahwa kecemasan dan keyakinan berfungsi sebagai konstruksi yang independen. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan pernapasan singkat secara efektif mengurangi kecemasan jangka pendek, meskipun metode psikologis tambahan diperlukan untuk meningkatkan keyakinan. Studi ini memberikan panduan praktis untuk mengintegrasikan rutinitas pernapasan terkontrol ke dalam persiapan pra-kompetisi.
Competitive anxiety can impair an athlete's performance, particularly in high-pressure events such as the National Student Sports Week (POMNAS). Research on breathing- based anxiety regulation for roller skaters remains limited, despite the sport's high psychophysiological demands. This study examined changes in Cognitive Anxiety, Somatic Anxiety, and Self-Confidence before and after a breathing exercise intervention among roller skating athletes. A one-group pre-test post-test design was used due to participant limitations and competitive conditions that did not allow group division. Seven athletes (4 males, 3 females), aged 17–21 years, from the East Java contingent were selected using purposive sampling. Competitive anxiety was measured using the CSAI-2R (α = 0.89), covering Cognitive Anxiety, Somatic Anxiety, and Self-Confidence. The intervention consisted of a diaphragmatic 4-4-4 breathing routine performed for 10–15 minutes. Data were analyzed using a paired samples t-test (α = 0.05). The results showed significant reductions in Cognitive Anxiety (t = 2.97; p = 0.025; d = 1.12; mean decrease = 1.43 points / 13.0%) and Somatic Anxiety (t = 3.04; p = 0.023; d = 1.15; mean decrease = 2.72 points / 19.0%), indicating large effect sizes. In contrast, Self-Confidence showed no change (t = 0.00; p = 1.00; d = 0.00), confirming that anxiety and confidence function as independent constructs. These findings show that brief breathing exercises effectively reduce short-term anxiety, although additional psychological methods are needed to improve confidence. The study provides practical guidance for integrating controlled breathing routines into pre-competition preparation.