ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN HAYATI BERDASARKAN HASIL PRODUKSI TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN JOMBANG
ANALYSIS OF AGRICULTURAL LAND CARRYING CAPACITY BASED ON FOOD CROP PRODUCTION IN JOMBANG REGENCY
Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Jombang meningkat hingga 0,78% pertahun dengan jumlah kepadatan penduduk mencapai 1.182 jiwa/km2. Kenaikan jumlah penduduk yang signifikan ini seiringan dengan jumlah luas lahan pertanian di Kabupaten Jombang yang mengalami penyusutan pada 10 tahun terakhir hingga mencapai 9,1%. Penyusutan luas lahan jika tiada disikapi dengan bijak bisa menyebabkan penurunan kualitas serta kuantitas pangan, serta terganggunya stabilitas ketahanan pangan regional maupun nasional. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan guna 1) Mengetahui bagai status daya dukung lahan hayati di Kabupaten Jombang, 2) Mengetahui proyeksi daya dukung lahan di Kabupaten Jombang pada tahun mendatang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan cara penelitian literatur pada laman Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang sebagai sumber informasi ditambah dengan wawancara pada narasumber sebagai informasi tambahan. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan rumus perhitungan daya dukung lahan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup dengan membandingkan angka ketersediaan lahan dengan angka kebutuhan lahan guna hidup layak perpenduduk.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa status daya dukung lahan hayati di Kabupaten Jombang berada dalam kondisi defisit. Defisit ini terjadi karena kebutuhan lahan yang diperlukan untuk menunjang aktivitas penduduk, baik dalam aspek pangan, pemukiman, maupun kebutuhan lainnya, jauh lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan lahan yang tersedia. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Jombang tidak mampu memenuhi kebutuhan lahan masyarakat secara optimal pada saat ini, dan diperkirakan kondisi ini akan terus berlanjut hingga 20 tahun mendatang
Kata kunci: daya dukung lahan, proyeksi daya dukung lahan, tanaman pangan, Kabupaten Jombang
The population growth rate in Jombang Regency has increased by 0.78% per year, with a population density reaching 1,182 people/km2. This significant population growth is accompained by a reduction in agricultural land area over the past 10 years, which has declined by up to 9.1%. if this reduction in agricultural land is not addressed wisely, it may lead to a decline in both the quality and quantity of food, and potentially disrupt the stability of regional and national food security. This study aims to 1) determine the current status of agricultural land carrying capacity in Jombang Regency, and 2) project the land carrying capacity for future years.
This research employs a quantitative descriptive method. Data collection was carried out through literature penelitianes from the Badan Pusat Statistik (BPS) of Jombang Regency as the main information source, supported by interviews with relevant informant. The data obtained were than analyzed using the land carrying capacity calculation formula based on the Indonesian Minister of Environtment Regulation No. 17 of 2009 concerning Guidelines for Determining Environmental Carrying Capacity, by comparing land availability with the land requirement per person for a decent standard of living.
The findings of this study indicate that the status of biocapacity in Jombang Regency is currently in a deficit condition. This deficit occurs because the land required to support population activities, including food production, settlements, and other needs, exceeds the available land capacity. The imbalance between demand and availability shows that Jombang Regency is unable to adequately meet the population’s land requirements at present, and this condition is projected to persist for the next 20 years.
Keywords: land carrying capacity, land carrying capacity projection