Pembelajaran
BIPA memerlukan modul sebagai bahan ajar yang sistematis agar proses
pembelajaran dapat berjalan efektif, khususnya pemelajar tingkat dasar yang
membutuhkan penguatan kemampuan membaca. Selain itu, pengembangan modul BIPA
yang mengintegrasikan kompetensi kebudayaan serta pemanfaatan teknologi
kecerdasan buatan menjadi penting untuk menciptakan pembelajaran yang
kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pemelajar di era digital. Penelitian
ini bertujuan mengembangkan modul digital pamali berbantuan AI untuk
meningkatkan kemampuan membaca sebagai suplemen dalam pembelajaran BIPA level
dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R&D) adaptasi model Borg and Gall untuk mengetahui
kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Subjek penelitian adalah pemelajar
BIPA level 1 UNESA berjumlah 9 orang dari berbagai negara. Teknik pengumpulan data pada penelitian
dengan wawancara, studi dokumen, angket, tes, dan observasi. Instrumen
penelitian yang digunakan memuat pedoman wawancara, studi dokumen, angket
validasi, lembar observasi kesesuaian RPP dan proses pengembangan, serta angket
respons. Kemudian teknik analisis dalam penelitian adalah kualitatif kuantitatif
(mix method). Hasil penelitian pada
proses pengembangan berhasil dilakukan dengan 7 dari 10 langkah, yakni (1)
Potensi masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Produk,
(5) Revisi Produk, (6) Uji Coba Pemakaian, dan (7) Revisi Produk. Proses
pengembangan tersebut untuk mengetahui kualitas produk dengan kevalidan sebesar
94,5%(Sangat valid), keefektifan sebesar 86,5%(Sangat efektif), dan kepraktisan
sebesar 94%(Sangat praktis), sehingga rata-rata kualitas dari ketiga aspek sebesar
92%, sehingga pengembangan modul digital pamali berbantuan AI untuk
meningkatkan kemampuan membaca pemelajar BIPA level dasar dengan kualitas
sangat layak.
Kata Kunci: BIPA,
Modul Pamali, Plurikultural, AI, Membaca