Studi Fenomenologi: Gambaran Pengalaman Ibu Muda Dalam Menjalani Peran Ganda Sebagai Ibu dan Wanita Karir
Phenomenological Study: A Description of Young Mothers' Experiences in Undergoing Dual Roles as Mothers and Career Women
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman ibu muda dalam menjalani peran ganda sebagai ibu dan wanita karir. Menggunakan pendekatan fenomenologi dan analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), tiga partisipan berusia 22–25 tahun dilibatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keibuan dimaknai sebagai pengalaman eksistensial yang memperkuat identitas diri dan menjadi titik balik dalam kehidupan. Peran ganda menimbulkan konflik emosional, tekanan finansial, serta perasaan bersalah, khususnya ketika partisipan tidak dapat hadir penuh bagi anak karena tuntutan pekerjaan. Meski demikian, partisipan juga merasakan pertumbuhan personal dan transformasi identitas menjadi pribadi yang lebih kuat, tangguh, dan berdaya. Strategi koping yang digunakan meliputi dukungan sosial dari pasangan dan keluarga, manajemen diri melalui me time dan pengaturan emosi, serta pemaknaan pekerjaan sebagai bentuk aktualisasi diri. Selain itu, pergeseran prioritas hidup terjadi secara signifikan, di mana anak menjadi pusat kehidupan dan tujuan utama. Refleksi gender juga muncul, memperkuat kesadaran akan kapasitas dan kekuatan perempuan dalam menjalani banyak peran secara simultan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran ganda bukan hanya tantangan, melainkan juga ruang tumbuh dan pemberdayaan diri bagi ibu muda.
Kata kunci: ibu muda, peran ganda, pengalaman keibuan, strategi koping, fenomenologi
This study aims to understand the experiences of young mothers in balancing dual roles as both mothers and career women. Using a phenomenological approach and Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), three participants aged 22–25 were involved. The findings show that motherhood is perceived as an existential experience that strengthens identity and marks a transformative life turning point. Dual roles often lead to emotional conflict, financial pressure, and guilt, particularly when mothers are unable to be fully present for their children due to work demands. Despite the challenges, participants experienced personal growth and identity transformation, becoming stronger and more empowered. Coping strategies include social support from partners and families, self-regulation through “me time” and emotional management, and viewing work as a form of self-actualization. Life priorities shifted significantly, with children becoming the central focus. Gender reflection also emerged, strengthening participants' awareness of women's capacity to manage multiple roles. This research shows that dual roles are not merely burdens, but spaces for self-growth and empowerment for young mothers.
Keywords: young mothers, dual roles, motherhood experience, coping strategies, phenomenology