PENERAPAN PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP
HASIL BELAJAR SEPAK BOLA
IMPLEMENTATION OF THE PLAY APPROACH TO
SOCCER LEARNING OUTCOMES
Pendekatan bermain merupakan pendekatan pembelajaran yang menjadikan permainan sebagai inti dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan pendekatan bermain terhadap hasil belajar sepak bola siswa kelas X SMAN 18 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quansi-experiment). Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one grup pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-6 SMAN 18 Surabaya dengan jumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengerjaan soal pengetahuan dan praktek gerakan mengumpan, mengontrol, dan mendribel bola. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji wilcoxon signed ranks test. Berdasarkan uji non-parametrik wilcoxon signed ranks test untuk data pre-test - post-test pada aspek pengetahuan tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan hasil belajar sepakbola sebelum dan sesudah diberikannya penerapan pendekatan bermain dengan hasil signifikansi 0,745 yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak, sedangkan hasil belajar sepak bola pada aspek keterampilan menunjukan adanya perbedaan secara signifikan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan pendekatan bermain dengan hasil signifikansi 0,000 yang dapat diartikan Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil perhitungan persentase peningkatan menujukkan penerapan pendekatan bermain terhadap hasil belajar sepak bola menghasilkan peningkatan sebesar 1,43% yang berarti rendah pada aspek pengetahuan dan 3,84% yang berarti rendah pada aspek keterampilan.
Kata kunci: Pendekatan Bermain, Hasil Belajar, Sepak Bola
The play approach is a learning approach that makes play the core of the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of implementing the play approach on the learning outcomes of class X students of SMAN 18 Surabaya. This study uses a quantitative approach and the method used in this study is a quasi-experiment. The design used in this study is one group pre-test post-test. The sample in this study was 32 class X-6 students of SMAN 18 Surabaya. The data collection technique was carried out by working on knowledge questions and practicing the movements of passing, controlling, and dribbling the ball. The data analysis technique for this study used descriptive analysis, normality test, and Wilcoxon test. Based on the non-parametric Wilcoxon signed ranks test for pre-test - post-test data on the knowledge aspect, there was no significant difference in football learning outcomes before and after the application of the playing approach with a significance result of 0.745, which means Ho is accepted and Ha is rejected, while the football learning outcomes on the skills aspect showed a significant difference before and after the application of the playing approach with a significance result of 0.000, which means Ho is rejected and Ha is accepted. Based on the results of the calculation of the percentage increase, it shows that the application of the playing approach to football learning outcomes resulted in an increase of 1.43%, which means low in the knowledge aspect and 3.84%, which means low in the skills aspect.
Keywords: Playing approach, Learning outcomes, Football