Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
konflik batin tokoh serta menganalisis proses pencarian
makna hidup dalam novel Timun Jelita karya Raditya Dika dengan tinjauan
logoterapi Viktor Frankl. Pencarian makna hidup sangat relevan dalam kehidupan modern,
terutama saat individu
mengalami
kehampaan eksistensial akibat rutinitas yang monoton, tekanan sosial, dan juga
kegagalan dari masa lalu. Novel Timun Jelita merepresentasikan fenomena
kehampaan eksistensial melalui tokoh Timun dan Jelita yang mengalami krisis makna dan konflik
batin dalam perjalanan hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yakni novel Timun Jelita karya Raditya Dika. Data penelitian berupa
kutipan naratif, dialog, dan monolog tokoh yang
mencerminkan konflik batin dan proses pencarian
makna hidup. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan
catat. Analisis data dilakukan dengan identifikasi, klasifikasi, dan
interpretasi data berdasarkan konsep logoterapi Viktor Frankl yakni Freedom of Will, Will to
Meaning, dan Meaning of Life, serta tiga jalan dalam penemuan
makna hidup, yakni nilai kreatif, nilai pengalaman,
dan nilai sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik
batin