PERANCANGAN DESAIN KEMASAN PUDAK SARI KELAPA GRESIK
PACKAGING DESIGN OF PUDAK SARI KELAPA GRESIK
Pudak merupakan makanan tradisional khas Gresik yang dikemas menggunakan pelepah pinang (ope) sebagai identitas budaya. Namun, kemasan tradisional ini dinilai kurang praktis dan kurang menarik bagi konsumen modern, khususnya generasi muda. Penelitian ini bertujuan merancang desain kemasan sekunder yang fungsional, modern, dan tetap mempertahankan nilai tradisional produk. Metode yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta penerapan pendekatan ATUMICS untuk menggabungkan elemen budaya dan modernitas. Hasil perancangan berupa desain kemasan berbentuk setengah lingkaran dengan slot individual, menggunakan visual etnik seperti ilustrasi pohon pinang dan warna krem-coklat. Desain ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sebagai oleh-oleh, memudahkan transportasi, dan memperkuat identitas lokal Pudak Gresik. Simpulan dari perancangan ini adalah desain kemasan sekunder berperan penting dalam meningkatkan nilai jual serta pelestarian budaya lokal.
Pudak is a traditional food from Gresik, wrapped in pinang sheath (ope), representing its cultural identity. However, the traditional packaging is considered impractical and lacks appeal to modern consumers, especially younger generations. This study aims to design a secondary packaging that is functional, modern, and culturally authentic. The method includes observation, interviews with business owners, and the ATUMICS approach to integrate traditional and modern design elements. The result is a semicircular box with individual slots, incorporating ethnic visuals such as pinang tree illustrations and warm color palettes. This design is expected to enhance product attractiveness as a souvenir, ease transport, and reinforce Pudak Gresik’s local identity. The conclusion highlights that secondary packaging design significantly contributes to product value and cultural preservation.