Resistensi Kaum Homoseksual Di Inti Muda Jawa Timur Terhadap
Stigma Media Massa
Resistance of Homosexuals in the Young Core of East Java Against Mass Media Stigma
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana resistensi yang dilakukan
kaum homoseksual di Inti Muda Jawa Timur terhadap stigma negatif dari media massa.
Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui
obeservasi, hasil wawancara, dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan pendekatan
fenomenologi oleh Edmund Husserl. Subjek dipilih melalui teknik snowball sampling, peneliti
memperoleh sample melalui proses bergulir dari satu informan ke informan lainnya. Subjek
penelitian ini adalah anggota inti muda jawa timur yang mempunyai orientasi seksual sebagai
gay. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kaum gay di Inti Muda Jawa Timur melakukan
resistensi terbuka. Resistensi terbuka adalah penolakan terhadap suatu tindak diskriminasi yang
dilakukan dengan cara yang sistemastis, teroganisir, ideologis, dan revolusioner. Bagi mereka
berani menyuarakan kebenaran dan anti terhadap tindak kekerasan setidaknya dapat mengubah
pola pikir masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan kaum gay di Inti muda jawa timur yang secara
teroganisir aktif mengikuti kegiatan edukatif, ikut demonstrasi saat memperjuangkan RUU
TPKS, menyuarakan secara langsung maupun dari sosial media mengenai isu gender, dan
mengikuti kegiatan kemanusiaan.
Kata Kunci: Homoseksual, Resistensi, dan Solidaritas Sosial
This study aims to identify how the resistance of homosexuals in Inti Muda, East Java, to
the negative stigma of the mass media. This research is descriptive qualitative, using data
collection techniques through observation, interviews, and documentation. Researchers also use
a phenomenological approach by Edmund Husserl. Subjects were selected through the snowball
sampling technique, researchers obtained samples through a rolling process from one informant
to another. The subject of this research is a young core member of East Java who has a sexual
orientation as gay. The results of the study show that gay people in Inti Muda Jawa Timur have
open resistance. Open resistance is the rejection of an act of discrimination carried out in a
systematic, organized, ideological and revolutionary way. For those who dare to speak the truth
and are anti-violent, they can at least change people's mindsets. This is evidenced by the gay
people in Inti Muda Jawa Timur, who are organized and actively participate in educational
activities, participate in demonstrations while fighting for the RUU TPKS, voice directly or from
social media regarding gender issues, and participate in humanitarian activities.
Keywords: Homosexuality, Resistance, and Social Solidarity